Pages

Pohon Mengirim Nukleasi Es Awan Agar Turun Hujan

Jurnal KeSimpulan.com - Penyemaian awan oleh tanaman mengubah curah hujan hingga iklim. Serbuk sari tertentu ampuh membentuk senyawa nukleasi es awan.

Ribuan meter di permukaan tanah materi biologi mempengaruhi perilaku awan. Nukleasi es bioaerosol seperti bakteri, serbuk sari dan spora berdampak terhadap pembentukan awan es.

Dengan demikian serbuk sari tanaman menjadi parameter penting dalam iklim global yang selama ini belum sepenuhnya dipahami.

Molekul air dalam beberapa jenis angin yang mengandung serbuk sari dapat menjadi bibit yang membentuk kristal es.

Bit kecil jaringan tanaman menaikkan suhu awan yang mengandung air beku hingga 18 derajat Celcius sehingga cukup berat menjadi tetesan hujan.

Pembentukan kristal es atau nukleasi dimungkinkan oleh selain serbuk sari itu sendiri tetapi larutan bahan kimia pada permukaan serbuk sari. Diduga serbuk sari memainkan peran utama dalam kimia awan

Tetapi perubahan agen aktif serbuk sari adalah molekul nano yang dapat tercuci dan diangkat ke ketinggian. Selain itu spesies serbuk sari yang berbeda sangat berbeda dalam perilaku nukleasi es.

B. G. Pummer, fisikokimiawan Vienna University of Technology, dan rekannya menguji kemampuan mempromosikan es oleh 15 jenis serbuk sari berbeda termasuk pohon pinus hingga tanaman semak dan rumput.
Birch and conifer pollen are efficient atmospheric ice nuclei

B. G. Pummer1, H. Bauer2, J. Bernardi3, S. Bleicher4, and H. Grothe1
  1. Institute of Materials Chemistry, Vienna University of Technology, Austria
  2. Institute of Chemical Technologies and Analytics, Vienna University of Technology, Austria
  3. USTEM, Vienna University of Technology, Austria
  4. BayCEER, University of Bayreuth, Germany
Atmospheric Chemistry and Physics Discussions, 11, 27219-27241, 2011

Akses : DOI:10.5194/acpd-11-27219-2011
Gambar : B. G. Pummer/Vienna University of Technology

Artikel Lainnya: