Pages

Penyakit Berkorelasi dengan Kekerasan dan Pembunuhan

Jurnal KeSimpulan.com - Penyakit bisa lebih membunuh. Apakah ancaman penyakit yang merajalela membuat orang lebih cenderung melakukan pembunuhan?

Jika benar harus lebih banyak insentif untuk meningkatkan kualitas kesehatan publik di negara-negara gudang epidemik penyakit seperti Indonesia.

Randy Thornhill, psikoevolusionis University of New Mexico di Albuquerque, menghabiskan bertahun-tahun mengumpulkan bukti model "parasit stres" dimana penyakit menjadi parasit pada masyarakat manusia.

Dasar hipotesis orang-orang di daerah yang lebih banyak dilanda penyakit menjadi lebih xenophobia dan lebih suka bergaul dengan kerabat dan tetangga dekat.

Ini "kolektivis" masyarakat di negara-negara gudang penyakit cenderung konservatif dan pemerintah otokratik. Sebaliknya, orang-orang di negara dengan tingkat penyakit rendah cenderung lebih individualistik dan demokratis.

Thornhill dan Corey Fincher, bioevolusionis University of New Mexico, menemukan korelasi positif kesehatan dan perilaku kekerasan. Pola ini tetap berlaku bahkan ketika variabel kontrol seperti kesenjangan ekonomi.

"Dasar perhitungan mereka pada angka pembunuhan di negara yang berbeda," kata Martin Daly, psikoevolusionis McMaster University di Hamilton, Kanada.

Laporan penelitian baru mengidentifikasi korelasi antara masyarakat kolektivis dan tingkat pembunuhan, tapi tidak melihat tingkat penyakit.

"Thornhill cukup meyakinkan membentuk korelasi antara stres parasit dan kekerasan," kata Carlos David Navarrete, psikoevolusionis Michigan State University di East Lansing.

Val Curtis, peneliti London School of Hygiene dan Tropical Medicine, mengatakan banyak ilmuwan belum siap menerima korelasi ini karena mungkin ada faktor lain. Penelitian memang mengontrol variabel kesenjangan ekonomi relatif tapi tidak mempertimbangkan kekayaan mutlak.

"Sangat menarik dan saya ingin hal ini benar," kata Curtis.

Laporan di Homicide Studies menunjukkan kemiskinan sendiri dapat menyebabkan angka pembunuhan lebih tinggi tetapi masyarakat miskin cenderung memiliki sistem kesehatan yang relatif lemah dan tingkat yang lebih tinggi dari penyakit, mungkin masih ada korelasi kuat antara penyakit dan pembunuhan.

Jika teori Thornhill benar maka dapat untuk melihat perubahan tingkat kekerasan sebagai respon masyarakat terhadap kesehatan bahkan ketika tingkat kekayaan dalam masyarakat tetap konstan.

"Jika Anda membersihkan pendemi maka Anda mengurangi tingkat pembunuhan," kata Thornhill melapor ke Philosophical Transactions of the Royal Society B.

Thornhill menghitung berkurangnya tingkat epidemi harus memotong tingkat pembunuhan dalam waktu 20 tahun ketika generasi baru tumbuh dalam lingkungan yang sehat.

"Saya tidak yakin tentang itu," kata John Archer, psikoevolusionis University of Central Lancashire di Preston, Inggris.

Archer mengatakan sistem sosial dapat berlangsung jauh lama sepanjang beberapa dekade, bahkan jika penyebab asli hilang.
Parasite stress promotes homicide and child maltreatment

Randy Thornhill1 dan Corey L. Fincher1
  1. Department of Biology, The University of New Mexico, Albuquerque, NM 87131, USA
Philosophical Transactions of the Royal Society B, 12 December 2011 vol.366 no.1583 3466-3477

Akses : DOI:10.1098/rstb.2011.0052

Cross-National Predictors of Crime: A Meta-Analysis

Amy E. Nivette1
  1. University of Cambridge, Cambridge, UK, aen34@cam.ac.uk
Homicide Studies, April 27, 2011

Akses : http://dx.doi.org/10.1177/1088767911406397
Randy Thornhill http://biology.unm.edu/Thornhill/rthorn.htm
Corey Fincher http://biology.unm.edu/fincher/Webpage/Welcome.html
Martin Daly http://www.science.mcmaster.ca/psychology/md.html
Carlos David Navarrete http://www.cdnresearch.net/home.html
Val Curtis http://www.lshtm.ac.uk/aboutus/people/curtis.val
John Archer http://www.uclan.ac.uk/schools/psychology/staff/jarcher.php

Gambar : www.kabarindonesia.com

Artikel Lainnya: