Pages

Halusinasi Tangan Palsu Orang Skizofrenia Keluar Tubuh

Jurnal KeSimpulan.com - Orang skizofrenia dengan cepat memganggap replika tangan palsu sebagai miliknya, mungkin kontribusi halusinasi terhadap penyakit jiwa.

Dalam serangkaian tes, orang skizofrenia percaya tangan karet palsu yang ada di depannya adalah milik mereka sementara tangan sendiri dan tangan karet diberi stimulasi garukan.

Orang sehat secara mental membutuhkan waktu lebih lama mengalami versi ilusi kurang dramatis tangan karet dibandingkan pasien skizofrenia.

Tetapi efek meningkat antara relawan sehat yang melaporkan kepercayaan magis, kecemasan sosial parah dan karakteristik lain yang terkait dengan kecenderungan psikosis.

"Pasien Skizofrenia mungkin memiliki representasi internal lebih fleksibel dari tubuh mereka dan rasa lemah diri," kata Sohee Park, psikiater Vanderbilt University di Nashville.

"Bahkan tanpa psikosis, ilusi karet tangan dapat lebih jelas pada tipe kepribadian tertentu," kata Park.

Pada tahun 2000, tim dipimpin Avi Peled, psikiater Sha’ar Menashe Mental Health Center di Hadera, Israel, pertama kali melaporkan ilusi tangan karet pada pasien gangguan mental.

Peled mengusulkan awal skizofrenia adalah gangguan jaringan komunikasi antara sensorik dan asosiasi di otak. Hal ini dapat melemahkan rasa kepemilikan tubuh, tetapi pasien lebih sering mendengar suara-suara menyiksa dan mundur dari kehidupan sosial.

Sebagai tindak lanjut Park dan mahasiswa pascasarjananya Katharine Thakkar mencatat pikiran stasioner pasien dengan tangan yang tak terlihat bergerak rata-rata 2 cm lebih dekat ke tangan karet. Peserta sehat melaporkan versi lebih lemah efek ini.

Satu pasien pria berusia 55 tahun merasa tubuhnya mengambang dan menyaksikan dirinya di bawah selama prosedur 3 menit. Dalam sesi tindak lanjut, orang ini punya satu pengalaman keluar dari tubuh dan melayang di atas meja laboratorium selama beberapa menit.

Ketidakmampuan melihat tubuh seseorang sebagai miliknya sendiri pada skizofrenia meminta reaksi bagian tubuh terpisah seperti pada tangan karet, kata Peter Brugger, neurolog University Hospital Zurich di Swiss.

Park mempelajari 24 pasien skizofrenia dan 21 sukarelawan sehat. Pasien tinggal sendiri atau di rumah sakit serta menerima obat antipsikotik dan layanan lainnya di klinik rawat jalan.

Park mengajukan hipotesis di wilayah otak kanan sebelumnya terkait dengan pengalaman dan representasi dari tubuh seseorang yang kacau pada skizofrenia.
Disturbances in Body Ownership in Schizophrenia: Evidence from the Rubber Hand Illusion and Case Study of a Spontaneous Out-of-Body Experience

Katharine N. Thakkar1, Heathman S. Nichols1, Lindsey G. McIntosh1, Sohee Park1,2
  1. Department of Psychology, Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, United States of America
  2. Department of Psychiatry, Vanderbilt University Medical College, Nashville, Tennessee, United States of America
PLoS ONE 6(10): e27089, October 31, 2011

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0027089
Sohee Park http://www.vanderbilt.edu/psychological_sciences/bio/sohee-park
Peter Brugger http://www.en.usz.ch

Gambar : Vanderbilt University

Artikel Lainnya: