Pages

Aplikasi Pencitraan Mengukur Fluida Organisme Laut

Jurnal KeSimpulan.com - Menyelam di malam hari tidak ideal untuk melihat kehidupan laut, kecuali jika Anda menggunakan perangkat laser pencitraan bawah air.

Pengamatan secara langsung dengan mengukur medan kecepatan fluida dalam lingkungan diperlukan untuk menyediakan data empiris di bidang-bidang seperti oseanografi, ekologi, biologi, dan mekanika fluida.

Namun pengukuran lapangan memiliki tantangan praktis seperti kondisi lingkungan, ketersediaan hewan, dan teknik pengukuran.

Para ilmuwan biasannya menggunakan laboratorium terkontrol untuk mempelajari interaksi hewan-cairan.

Namun wajar untuk mempertanyakan apakah peneliti dapat melihat perilaku alami seperti di lapangan.

Sekarang Kakani Katija, bioenginer Woods Hole Oceanographic Institution di Falmouth, Massachusetts, dan John Dabiri, bioenginer California Institute of Technology (Caltech), membangun sistem SCUVA di kegelapan.

Perangkat portabel beroperasi independen setiap koneksi ke permukaan dan memberi pengukuran kuantitatif medan aliran di sekitar hewan. Self-contained underwater velocimetry apparatus (SCUVA) dapat dioperasikan penyelam scuba di kedalaman hingga 40m.

Perangkat dikembangkan dari adaptasi teknologi yang digunakan di laboratorium untuk diterapkan di perairan terbuka. Para peneliti melapor ke Journal of Visualized Experiments.

Setelah menemukan subjek, penyelam mengamati hembusan gelembung untuk mengukur secara keseluruhan. Partikel kemudian diterangi laser sehingga kamera definisi tinggi dapat menangkap bagaimana hewan bergerak.

Program komputer menggunakan video untuk melacak gerakan partikel dan menyimpulkan aliran di sekitar hewan. Sistem ini memungkinkan peneliti lebih tajam mengamati perilaku hewan laut dalam lingkungan alami.

Sean Colin, zoolog Roger Williams University, menggunakan perangkat untuk mempelajari bagaimana ubur-ubur sisir invasif menggunakan makan. Kamera khusus juga dapat digunakan untuk membantu menentukan pengaruh migrasi organisme laut.
Quantitatively Measuring In situ Flows using a Self-Contained Underwater Velocimetry Apparatus (SCUVA)

Kakani Katija1, Sean P. Colin2,3, John H. Costello3,4, John O. Dabiri5
  1. Applied Ocean Physics and Engineering, Woods Hole Oceanographic Institution
  2. Environmental Science and Marine Biology, Roger Williams University
  3. Marine Biology Laboratory, Whitman Center
  4. Department of Biology, Providence College
  5. Departments of Aeronautics and Bioengineering, California Institute of Technology
Journal of Visualized Experiments, 31 Nov 2011

Akses : DOI:10.3791/2615
Kakani Katija http://www.whoi.edu/science/AOPE/people/kyoung/home.html
John Dabiri http://dabiri.caltech.edu/people/dabiri.html
Sean Colin http://fox.rwu.edu/~scolin/

Gambar : Kakani Katija et.al., DOI:10.3791/2615

Artikel Lainnya: