Pages

Twitter Mengkorelasikan Sikap dan Partisipasi Vaksinasi H1N1

Jurnal KeSimpulan.com - Marcel Salathé, biolog Penn State University, berpaling ke Twitter untuk menganalisis bagaimana situs mircroblogging mencatat sikap terhadap vaksin baru.

Salathé melacak bagaimana pola pikir pengguna twitter berkorelasi dengan tingkat partisipasi vaksinasi dan bagaimana perasaan negatif atau positif mempengaruhi pengguna lain.

"Orang menciak karena mereka ingin anggota masyarakat lain mendengar apa yang mereka katakan. Kedua, Twitter adalah database yang sempurna untuk melihat perasaan orang," kata Salathé.

"Tweets sangat pendek, maksimal 140 karakter. Jadi pengguna harus mengekspresikan pendapat dan keyakinan tentang topik tertentu dengan singkat."

Salathé mengumpulkan 477.768 tweets dengan kata kunci dan frase terkait vaksinasi. Kemudian melacak sentimen tentang vaksin baru virus H1N1 yaitu strain flu babi. Data tweet dimulai Agustus 2009, ketika berita tentang vaksin baru pertama diumumkan ke publik hingga Januari 2010.

Memilah sejumlah tweet terkait vaksinasi tidak mudah. Salathé mengerahkan mahasiswanya, pertama, partisi subset acak sekitar 10 persen dan harus menilai sebagai positif, negatif, netral atau tidak relevan.

Sebagai contoh menciak keinginan mendapat vaksin H1N1 maka dianggap positif, sedangkan tweet mengekspresikan keyakinan bahwa vaksin menyebabkan kerugian maka dianggap negatif.

Menciak tentang vaksin yang berbeda, misalnya, vaksin hepatitis B, maka dianggap tidak relevan.

Algoritma digunakan untuk menganalisis 318.379 tweet yang mengekspresikan sentimen baik positif, negatif atau netral. Karena pengguna Twitter sering mengisi lokasi di profil mereka, Salathé mampu mengkategorikan sentimen di wilayah Amerika Serikat.

Hasilnya ada pola yang pasti. Misalnya, sentimen positif tertinggi berasal dari New England dan daerah yang juga memiliki tingkat vaksinasi H1N1 tertinggi. Salathé melapor ke PLoS Computational Biology.

"Asumsi menyatakan orang cenderung intim berkomunikasi online secara eksklusif hanya dengan orang-orang yang berpikir dengan cara yang sama. Fenomena ini menciptakan 'ruang echo' di mana pendapat lain diabaikan. Ternyata itu benar."
Assessing Vaccination Sentiments with Online Social Media: Implications for Infectious Disease Dynamics and Control

Marcel Salathé1 dan Shashank Khandelwal
  1. Center for Infectious Disease Dynamics, Department of Biology, Penn State University, University Park, Pennsylvania, United States of America
PLoS Computational Biology, October 13, 2011

Akses : DOI:10.1371/journal.pcbi.1002199
Marcel Salathé http://www.salathegroup.com/people.html

Gambar : M. Salathé dan S. Khandelwal, DOI:10.1371/journal.pcbi.1002199.g001
Video : PennStateScience's Channel http://www.youtube.com/user/PennStateScience


Artikel Lainnya: