Pages

Suhu Planet Mars Pernah Seramah 18 Derajat Celcius

Jurnal KeSimpulan.com - Para peneliti di California Institute of Technology (Caltech) dapat secara langsung menentukan suhu permukaan Mars awal pernah ramah untuk kehidupan.

Analisis mineral karbonat dalam meteorit berdating 4 miliar tahun lalu di permukaan Mars, para ilmuwan menetapkan mineral terbentuk pada suhu sekitar 18 derajat Celcius (64 derajat Fahrenheit).

"Benar-benar keren, 18 derajat tidak terlalu dingin atau terlalu panas," kata Woody Fischer, biogeolog Caltech dan rekannya, melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Mengetahui suhu Mars menjadi penting untuk memahami sejarah planet seperti apakah iklim masa lalu pernah ada air cair. Karena pada hari ini Mars memiliki suhu rata-rata -63 derajat Celcius, adanya air cair di masa lalu berarti iklim jauh lebih hangat.

"Semua hipotesis yang telah dikembangkan Mars awal hangat dan basah. Tapi hanya sedikit data yang benar-benar bisa bicara," kata Fischer.

Temuan ini hanya satu titik data tapi menjadi bukti pertama dan hanya satu-satunya temuan yang merujuk hipotesis lama tersebut.

"Ini bukti di awal sejarah Mars, setidaknya satu tempat di planet ini mampu menjaga iklim seperti Bumi untuk setidaknya beberapa jam sampai beberapa hari," kata John Eiler, geokimiawan Robert P. Sharp Professor of Geology and Professor of Geochemistry.

Sebuah meteorit Mars tertua, ALH84001, yang ditemukan tahun 1984 di Allan Hills Antartika kemungkinan berasal puluhan meter di bawah permukaan Mars dan meledak ketika meteorit lain melanda wilayah tersebut.

Batu Mars ini menjadi berita pada tahun 1996 ketika para ilmuwan menemukan gelembung-gelembung mikro di dalamnya yang tampak seperti fosil bakteri.
Carbonates in the Martian meteorite Allan Hills 84001 formed at 18±4oC in a near-surface aqueous environment

Itay Halevy1,2, Woodward W. Fischer1, dan John M. Eiler1
  1. Geological and Planetary Sciences, California Institute of Technology, 1200 East California Boulevard, Pasadena, CA 91125
  2. Environmental Sciences and Energy Research, Weizmann Institute of Science, Rehovot, 76100, Israel
PNAS October 3, 2011

Akses : DOI:10.1073/pnas.1109444108
Woody Fischer http://www.gps.caltech.edu/~wfischer/people.html
John Eiler http://www.gps.caltech.edu/people/eiler/profile
Itay Halevy http://www.weizmann.ac.il/eserpages/Halevy/index.html

Artikel Lainnya: