Pages

Petualangan Esmeraldas Bakteri Resisten Antibiotik

Jurnal KeSimpulan.com - Antibiotik resisten menumpang di sepanjang jalan. Dari pantai Ekuador, Escherichia coli resisten menyusuri sepanjang jalan raya dan desa-desa.

Mobil van dan truk yang membawa orang, ayam, sapi, dan barang-barang dari kota Borbón di barat laut Ekuador melaju ke jalan raya dua jalur. Kemudian membelok ke jalan sempit menuju desa-desa di Santiago melalui sungai Cayapas.

Tapi bukan hanya kacang kalengan, orang, dan unggas di dalam kargo, sebuah penelitian baru menunjukkan resistensi-antibiotik juga dapat bepergian dengan rute yang sama.

Selama berabad-abad lebih dari 100 desa Afro-Ekuador di hutan lebat Ekuador menjadi sebuah petualangan Esmeraldas. Wisatawan pergi ke laut, menyusuri sungai berliku puluhan kilometer.

Pada tahun 1996, jalan raya baru Borbón menghubungkan ke pantai-pantai Ekuador, kata Joseph Eisenberg, epidemiolog dari University of Michigan di Ann Arbor.

Mobilitas masyarakat jauh lebih terbuka terhadap aliran orang dan barang termasuk mikroba asing dan bakteri resisten antibiotik yang melarikan diri dari rumah sakit di Quito dan pusat kota lain.

Untuk menguji teori ini, Eisenberg dan rekannya melakukan sensus 5 tahun dengan mengunjungi 21 desa baik jarak dekat dan jauh dari Borbón yang hampir identik untuk penggunaan antibiotik serta mengumpulkan lebih dari 2000 sampel tinja.

Tim kemudian membudidaya sampel, mencari Escherichia coli resisten antibiotik khususnya ampicillin dan sulfamethoxazole. Gen yang melindungi mikroba biasanya duduk bersama di plasmid, circlet kecil DNA mirip kartu monopoli, lolos dengan mudah di antara spesies bakteri.

Berkendara semakin mendekati Borbón, bakteri yang lebih resisten semakin banyak ditemukan di usus penduduk. Eisenberg dan rekannya melapor ke Journal of Royal Society Interface.

Kemudian tim menyusun formula matematika untuk memprediksi bagaimana penggunaan antibiotik mempengaruhi jalur perjalanan bakteri resisten. Semakin banyak penduduk desa minum antibiotik, semakin besar kemungkinan mentransfer E. coli resisten kepada tetangga dekat.

Ketika orang minum antibiotik, bakteri resisten menjadi strain yang dominan dalam usus dan menyebarkannya, kata Eisenberg. Sanitasi buruk dan masyarakat biasanya menimba air minum langsung dari tanah atau sungai air tawar.

Laporan ini datang sejalan dengan sejumlah studi yang memperingatkan penggunaan antibiotik berlebihan, kata Stuart Levy, mikrobiolog di Tufts University School of Medicine di Boston dan anggota Alliance for the Prudent Use of Antibiotics.

Bahkan jika beberapa individu jauh dari antibiotik, mereka tetap rentan terhadap strain resisten antibiotik dari tetangga mereka yang mengambil terlalu banyak antibiotik, kata Levy.

Penelitian luas seperti ini menjadi tanggung jawab utama dalam pengaturan obat, kata Randall Singer, epidemiologi dari University of Minnesota di Twin Cities.

Namun Singer tidak yakin peneliti memiliki argumen bahwa jalan raya merupakan penyebab utama penyebaran resistensi antibiotik. Beberapa gen resistensi yang sangat tua sering kali melindungi bakteri primitif terhadap racun.
In-roads to the spread of antibiotic resistance: regional patterns of microbial transmission in northern coastal Ecuador

Joseph N. S. Eisenberg1
  1. School of Public Health, University of Michigan, Ann Arbor, MI, USA
Journal of Royal Society Interface, September 28, 2011

Akses : DOI:10.1098/rsif.2011.0499
Joseph Eisenberg http://www.sph.umich.edu/iscr/faculty/profile.cfm?uniqname=jnse
Stuart Levy http://www.tufts.edu/med/microbiology/faculty/levy/
Randall Singer http://www.cvm.umn.edu/gradprog/programs/cmb/faculty/randallsinger/home.html

Artikel Lainnya: