Pages

Mekanisme Auto Fokus Mengukur Blur Terhadap Jarak Objek

Jurnal KeSimpulan.com - Mekanisme auto fokus mata manusia dan banyak hewan terjadi hampir seketika dan dengan akurasi yang menakjubkan. Kuncinya adalah mengukur blur.

Anda wartawan fotografi yang meliput kejuaran dunia lari 100 meter dengan kamera menjengkelkan karena susah fokus ketika Usain Bolt melesat di atas lintasan?

Sekarang Wilson Geisler dan Johannes Burge, psikolog dari Center for Perceptual Systems di University of Texas, Austin, mencoba mengatasinya.

Geisler dan Burge mengembangkan algoritma sederhana untuk memperkirakan dengan cepat dan akurat kesalahan fokus gambar buram tunggal untuk memahami bagaimana sistem visual biologis terhindar dari metode cek berulang seperti kamera digital.

Geisler mengatakan untuk melihat objek dengan jelas, kalkulasi blur menjadi penting. Manusia dan hewan secara naluriah mengekstrak fitur gambar kabur dan menggunakan informasi tersebut untuk menentukan jarak sebuah objek.

"Pada beberapa hewan, kunci utama adalah merasakan jarak," kata Burge melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Misalnya, bunglon menentukan lokasi serangga terbang untuk menembakkan lidahnya ke tempat yang tepat dengan mengukur jumlah blur ketika menilai jarak. Tetapi para ilmuwan tidak tahu bagaimana sistem visual biologi mengukur blur dengan sempurna.

"Ini prosedur pencarian lambat, sering dimulai pencarian dalam arah yang salah, dan bergantung pada asumsi bahwa kontras maksimum sama dengan fokus yang terbaik yang tidak sepenuhnya benar," kata Burge.

Geisler dan Burge menggunakan persamaan matematika untuk membuat sebuah simulasi komputer sistem visual manusia. Pada dasarnya perubahan jarak fokus kamera adalah tindakan kontras pada gambar yang dilihat dan mengulangi proses sampai kontras telah maksimal.
Optimal defocus estimation in individual natural images

Johannes Burge1 dan Wilson S. Geisler1
  1. Center for Perceptual Systems, University of Texas at Austin, Austin, TX 78712
PNAS October 4, 2011 vol.108 no.40 16849-16854

Akses : DOI:10.1073/pnas.1108491108
Wilson Geisler http://www.psy.utexas.edu/psy/faculty/Geisler/geisler.html
Johannes Burge http://jburge.cps.utexas.edu

Gambar : Johannes Burge

Artikel Lainnya: