Pages

Dukungan Publik Untuk Teknologi Geoengineering Menguat

Jurnal KeSimpulan.com - Mayoritas masyarakat mendukung penelitian teknologi geoengineering yaitu metode artifisial untuk skema mengontrol iklim Bumi.

Hasil mengejutkan karena reaksi politik baru-baru ini terhadap penelitian geoengineering sebaliknya. Satu uji coba lapangan di Inggris telah ditunda selama 6 bulan dan parlemen Eropa bulan lalu mengeluarkan resolusi menentang teknologi tersebut.

Sekarang Ashley Mercer, enviromentalis manajenem University of Calgary di Alberta, Kanada, dan rekannya bekerja sama dengan 2 perusahaan survei di Inggris, AS dan Kanada, ingin mengetahui sikap masyarakat.

Laporan ke Environmental Research Letters juga dilakukan David Keith, fisikawan Harvard University dan presiden Carbon Engineering, sebuah perusahaan yang sedang mengembangkan mesin untuk menghisap karbon dioksida dari udara.

Teknologi geoengineering adalah mencari skema untuk mendinginkan Bumi seperti pelapukan emisi CO2 Atmosfer dengan bedak olivine ataupun usaha dengan injeksi belerang.

Sekitar 72 persen dari 2893 responden mendukung penelitian penangkal cahaya Matahari yang akan mendinginkan Bumi dengan menghalangi sinar Matahari, 29 persen lainnya berharap bentuk-bentuk usaha geo-engineering terus dilakukan, dan 20 persen menentang serta 51 persen ragu-ragu.
Public understanding of solar radiation management

A M Mercer1, D W Keith2, dan J D Sharp3
  1. Institute for Sustainable Energy, Environment and Economy, University of Calgary, 2500 University Drive NW, Calgary, AB, T2N 1N4, Canada
  2. Kennedy School, Harvard University, 79 John F Kennedy Street, Cambridge, MA 02138, USA
  3. Energy and Materials Research Group, Simon Fraser University, 8888 University Drive, Burnaby, BC, V5A 1S6, Canada
Environmental Research Letters, 24 October 2011

Akses : DOI:10.1088/1748-9326/6/4/044006
Ashley Mercer http://cedm.epp.cmu.edu/files/bios/mercer_bio.htm
David Keith http://www.seas.harvard.edu/directory/dkeith

Carbon Engineering http://www.carbonengineering.com/

Artikel Lainnya: