Pages

Deteksi Peredaran Sel Kanker Tumor Dengan Manik Magnet

Jurnal KeSimpulan.com - Model deteksi peredaran sel tumor. Sel-sel kanker yang telah melepaskan diri dari tumor utama menyebarkan penyakit ke masa saja di seluruh tubuh.

Sebuah tumor baru terbentuk jika mereka tertanam di tempat lain dalam tubuh dan mulai tumbuh. Salah satu cara melihat kanker menyebar dalam tubuh adalah menelusuri ke mana mereka.

Masalahnya, sel tumor beredar sangat sulit dilacak. Dalam satu mililiter darah ada beberapa miliar sel darah merah, jutaan sel darah putih tapi kurang dari sepuluh sel-sel tumor di dalamnya.

Anda harus menyewa seorang biolog sel yang terlatih dengan mikroskop dan memakan banyak waktu untuk menemukan jarum dalam tumpukan jerami. Ini berat diongkos jika meminta jasa biolog dengan bayaran per jam.

Berbagai tim peneliti mencari cara efesien untuk menemukan sel tumor beredar yang pada dasarnya menjadi dua metode. Pertama, biokimia, menjebak sel menggunakan antibodi yang mengikatnya. Kedua, mekanik, menyaring sel-sel yang keluar.

Kedua metode memiliki kelemahan. Antibodi hanya mengikat sel jika cukup dekat, sedangkan penyaringan timbul masalah karena banyak sel tumor memiliki ukuran yang sama dengan sel darah putih.

Sekarang Markus Gusenbauer di St. Poelten University of Applied Sciences, Austria, dan rekannnya mengembangkan sebuah model bagaimana darah mengalir melalui manik-manik magnetik.

Medan magnet membentuk sebuah filter dengan ukuran kesenjangan tertentu. Medel Gusenbauer memperhitungkan ukuran dan fleksibilitas sel darah merah dan sel tumor untuk menunjukkan bagaimana filter hanya menangkap orang jahat.
A tunable cancer cell filter using magnetic beads: cellular and fluid dynamic simulations

Markus Gusenbauer, Ivan Cimrak, Simon Bance, Lukas Exl, Franz Reichel, Harald Oezelt, Thomas Schrefl

arXiv:1110.0995

Akses : arXiv:1110.0995
Gambar : Markus Gusenbauer et.al., arXiv:1110.0995

Artikel Lainnya: