Pages

Aturan Kolektif Sinkronisasi Waktu Perilaku Perdagangan Saham

Jurnal KeSimpulan.com - Perilaku berkelompok meningkatkan kinerja perdagangan keuangan. Hari perdagangan saham cenderung seperti perilaku jangkrik mengerik.

Jangkrik mengerik untuk menarik pasangan tapi suara tunggal menonjol juga dapat membawa perhatian yang tidak diinginkan yaitu dimakan predator.

Namun, ternyata ada waktu terbaik berkicau, semacam sweet spot yang memaksimalkan kemungkinan keberhasilan reproduksi sambil meminimalkan risiko kematian.

Perilaku harus disinkronkan dan dengan demikian kicauan secara terkoordinasi menciptakan semacam paduan suara.

Manusia juga menunjukkan perilaku disinkronisasi. Salah satu contoh yang sering terjadi dalam keilmuwan ketika beberapa tim peneliti sering mengumumkan temuan pada waktu yang sama.

Jika mereka mengumumkan temuan terlalu dini ada kemungkinan dikutuk oleh para peneliti lain, sementara mereka yang terlalu lambat melaporkan temuan jelas dianggap peneliti perahu. Ada semacam momen tepat di saat temuan-temuan baru dikonfirmasikan dan disambut oleh rekan-rekannya.

Serguei Saavedra dan rekannnya di Northwestern University di Evanston, Illinois, melihat fenomena lain terjadi dalam perilaku hari perdagangan membeli dan menjual saham.

Saavedra menganalisis perdagangan 66 hari perdagangan. Selama waktu ini, orang-orang membuat lebih dari 1 juta transaksi, tetapi perdagangan menghasilkan keuntungan hanya dalam waktu setengahnya (55 persen).

Nampaknya sulit melihat sinkronnisasi perilaku karena mereka membeli dan menjual saham yang berbeda di berbagai sektor seperti kesehatan, teknologi tinggi dan sebagainya.

Tetapi perdagangan lebih sukses jika pedagang berhasil melakukan sinkronisasi perdagangan mereka. Pertanyaannya adalah bagaimana sinkronisasi terjadi?

Saavreda mengatakan walaupun setiap trader bekerja di area yang berbeda, saham dipengaruhi oleh jenis tertentu berita umum seperti pengumuman Federal Reserve, angka pengangguran, perubahan pasar perumahan, spekulasi kebangkrutan dan sebagainya.

Informasi memang pada saat yang sama, tapi harus dicerna dan dampaknya dievaluasi. Berita yang sama dapat memiliki dampak berbeda pada saham yang berbeda. Trader harus memutuskan apa yang akan ditrade, berapa banyak, dan terpenting kapan ditrading.

Tampaknya sinkroni tetap muncul. Bahkan Saavreda mengatakan 96 persen sinkronisasi perdagangan simultan adalah saham yang berbeda.

"Kami menemukan ketika seorang pedagang saham di perusahaan dengan pedagang di perusahaan lain memiliki momen sama, kinerja keuangannya secara signifikan meningkat," kata Saavreda.

Sama seperti kicau jangkrik dalam reproduktif, pesan saham dapat meningkatkan keberhasilan perdagangan. Tapi menjadi baik ketika dilaksanakan dalam momen tertentu.

Saavreda memberi saran untuk mencari pola serupa dalam membantu analisis seperti mencegah tindak terorisme atau pengendalian pandemi. Dengan cara tersebut, petugas bisa mendapat pegangan proses kebijaksanaan kolektif ke dalam aturan massa.
Synchronicity, Instant Messaging and Performance among Financial Traders

Serguei Saavedra, Kathleen Hagerty, Brian Uzzi

arXiv:1110.0381 (Submitted on 3 Oct 2011)

Akses : arXiv:1110.0381

Artikel Lainnya: