Pages

Laporan Eksperimen CRESST-II Deteksi Materi Gelap

Jurnal KeSimpulan.com - Eksperimen ketiga melihat petunjuk materi gelap. Sebuah eksperimen ketiga telah mendeteksi tanda-tanda menggoda dark matter.

Temuan ini lebih banyak menimbulkan pertanyaan daripada jawaban. Bagaimanapun dua eksperimen lainnya tidak menemukan tanda-tanda misterius yang diduga menyebabkan galaksi berputar bersama-sama dan menempati 85 persen komposisi dari semua materi di alam semesta selain gravitasi.

Laporan baru datang dari eksperimen CRESST II yang menggunakan beberapa lusin kristal calcium tungstate dingin di bawah gunung Gran Sasso di Italia. Ketika sebuah partikel memukul salah satu dari kristal maka kristal memberi pulsa cahaya dan termometer sensitif mengukur energi tumbukan.

Sebagian besar berasal dari pukulan partikel lain seperti sinar kosmik yang membombardir Bumi dari ruang angkasa dalam jumlah besar seperti yang dieteksi CRESST I & II yang (terlindung oleh 1 kilometer batuan) pada sekitar 1 per detik.

Perisai ini harus memiliki sedikit efek pada partikel materi gelap karena berinteraksi sangat lemah dengan materi normal.

Sekarang Franz Probst dan Jens Schmaler, fisikawan dari Max Planck Institute for Physics di Munich, Jerman, mengatakan eksperimen mendeteksi 20 tumbukan antara Juni 2009 hingga April 2010.

Tumbukan mungkin materi gelap, kata anggota tim Federica Petricca, postdoc di Max Planck Institute for Physics. Dia melaporkan hasil saat konferensi Topics in Astroparticle and Underground Physics (TAUP 2011) di Munich, Jerman

Jika demikian, pengukuran energi tabrakan dapat dimasukkan ke dalam model materi gelap untuk menghasilkan perkiraan massa partikel. Model teoritis materi gelap menyatakan materi tersusun dari partikel yang berinteraksi lemah disebut neutralinos, hasil CRESST II menunjukkan massa antara 10 dan 20 gigaelectronvolts (GeV).

Ini adalah ujung pemantik nilai-nilai perkirakan sebelumnya yang jatuh antara 10 GeV hingga 1000 GeV. Rentang ini didasarkan pada perkiraan berapa banyak partikel yang akhirnya membusuk menjadi neutralinos di awal alam semesta.

Dua eksperimen lain sebelumnya, CoGeNT telah mendeteksi tanda-tanda massa rendah materi gelap. Eksperimen DAMA di sebuah bekas tambang di Soudan, Minnesota, menangakap umpan sinyal oleh partikel dengan massa antara 7 GeV hingga 20 GeV.

Tapi konflik hasil dengan dua eksperimen yaitu CDMS II yang juga terletak di tambang Soudan dan XENON100 di Gran Sasso. Keduanya tidak melihat ada tanda-tanda materi gelap sama sekali.

Deteksi CRESST II tidak cukup kuat untuk menyelesaikan kebingungan dan klaim materi gelap. Masih mungkin partikel adalah sinar kosmik.

"Kami tidak cukup tahu untuk mengatakan apa-apa secara konklusif. Kita perlu lebih banyak data," kata Belli Pierluigi, fisikawan anggota tim DAMA dari Italy's National Institute of Nuclear Physics di Roma.

Tim CRESST II akan melanjutkan eksperimen dan berharap untuk menyajikan hasil lebih sensitif tahun depan.

"Jika sinyal mereka reliabel memang sangat menarik," kata Rafael Lang, anggota tim XENON100 dari Purdue University di Indiana.

"Hasil CREST II dan ketidaksepakatan jelas mungkin sekilas pertama dari sesuatu yang sama sekali tak terduga. Ini mungkin sesuatu yang sama sekali baru Daripada materi gelap, kita bisa melihat hanya puncak tertinggi dari beberapa lanskap yang luar biasa fisika baru," kata Lang.

Hasil lainnya dari wahana NASA FERMI yang menegaskan sebuah petunjuk bahwa ada antimateri lebih dari yang diharapkan datang dari luar angkasa.
Results from 730 kg days of the CRESST-II Dark Matter Search

G. Angloher et.al.

arXiv:1109.0702 (Submitted on 4 Sep 2011)

Akses : arXiv:1109.0702
Franz Probst http://www.cresst.de/members.php
Jens Schmaler http://www.cresst.de/members.php
Federica Petricca http://www.cresst.de/members.php
Belli Pierluigi http://people.roma2.infn.it/~belli/
Rafael Lang http://www.purdue.edu/

TAUP 2011 http://taup2011.mpp.mpg.de/

CRESST Experiment http://www.cresst.de
CoGeNT Experiment http://cogent.pnnl.gov/
DAMA Project http://people.roma2.infn.it/~dama
CDMSII Experiment http://cdms.berkeley.edu/
XENON100 Experiment http://xenon.astro.columbia.edu/

Gambar : CRESST Experiment http://www.cresst.de

Artikel Lainnya: