Pages

Kontra Predatori Larva Epomis Perangkap Azab Amfibi

Jurnal KeSimpulan.com - Bayi kumbang menggunakan mulut amfibi untuk azab mereka. Dua larva kumbang mengunci mulut katak yang jauh lebih besar lalu mengganyang.

Para peneliti menonton dua spesies larva kumbang predator Epomis circumscriptus dan Epomis dejeani dalam tindakan. Larva menari-nari untuk memikat mangsa besar sebagai azab mereka.

"Amfibi tidak mencari kesempatan. Mereka tidak bisa mengabaikan larva bergerak, jika mereka lakukan, sesuatu yang salah dengan naluri mereka," kata Gil Wizen, entomologi dari University of Toronto.

"Normalnya amfibi makan larva kecil. Tampaknya larva akan membalas dendam mereka di sini," kata Wizen melapor ke PLoS ONE.

Pada tahun 2005, Wizen dan Avital Gasith, ekolog dari Tel Aviv University menemukan seekor katak di Israel dengan Epomis dejeani melekat di kulitnya. Wizen dan Gasith membawa ke lab.

Tidak seperti spesies kumbang lainnya, E. dejeani dan E. circumscriptus dewasa makan amfibi yang berukuran berlipat lebih besar.

Semakin dekat amfibi bergerak menuju larva, semakin liar larva menggoyang antena ke atas dan ke bawah atau dari sisi ke sisi. Beberapa larva membuka rahang berduri. Tarian memikat amfibi untuk menyerang.

"Amfibia berburu oleh gerakan. Mereka umumnya menuju apa pun yang kecil, bergerak, dan dalam jangkauan," kata Wizen.

Ketika amfibi menembak lidah ke arah larva, larva dengan cepat merubah posisi kepala untuk menghindari serangan. Beberapa saat kemudian, larva melekat ke kulit ampfibi dan mulai menghisap hingga kering.

Dalam 420 serangan, sekitar 70 persen menggunakan daya pikat tarian. Tidak ada amfibi yang berhasil membunuh larva. Ada 7 amfibi yang langsung menelan tapi masing-masing memuntahkan keluar. Kesalahan biaya hidup dilakukan amfibi. Setiap larva pulih dalam serangan, on kembali dan akhirnya larva yang makan amfibi.

Sekitar 10 persen relasi predatori kerajaan hewan dengan hewan ukuran lebih kecil memangsa hewan yang lebih besar, tetapi semua serangan aktif dan bukan makhluk kecil memikat mangsa. Wizen dan Gasith menyebut strategi larva kumbang Epopmis sebagai perilaku kontra predatori.

"Bagaimana serangga genus tunggal berevolusi membalik peran unik. Saat ini teka-teki," kata Wizen.
An Unprecedented Role Reversal: Ground Beetle Larvae (Coleoptera: Carabidae) Lure Amphibians and Prey upon Them

Gil Wizen dan Avital Gasith1
  1. Department of Zoology, Tel-Aviv University, Tel-Aviv, Israel
PLoS ONE 6(9): e25161, September 21, 2011

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0025161
Gil Wizen http://www.eeb.utoronto.ca/
Avital Gasith http://www.tau.ac.il/lifesci/departments/zoology/members/gasith/gasith.html

Gambar : G. Wizen dan A. Gasith, DOI:10.1371/journal.pone.0025161.g001
Video : edyong209's Channel http://www.youtube.com/user/edyong209






Artikel Lainnya: