Pages

Gelombang Gravitasi Dapat Menjelaskan Energi Gelap

Jurnal KeSimpulan.com - Gelombang gravitasi dapat menjelaskan energi gelap. Hukum fisika mungkin berbeda di tempat lain dalam cara-cara yang sulit untuk diukur.

Kosmolog mengatakan gelombang gravitasi seukuran kosmos akan mendistorsi pandangan kita tentang alam semesta sesuai dengan beberapa pengamatan kosmologis paling membingungkan.

Kosmolog telah lama menemukan bukti alam semesta dimulai dalam acara big bang dan kemudian memperluas ke semua arah menjadi kosmos yang kita lihat sekarang.

Buktinya galaksi jauh bergerak menjauh dari kita yang menunjukkan alam semesta mengembang dan gema big bang yang menyebabkan ekspansi ini.

Gema yang tampak merata di sekitar kita ini membantu mendukung teori bahwa kita hidup di wilayah alam semesta yang kurang lebihnya sama dengan setiap bagian alam semesta lainnya.

Tapi dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pengamatan aneh mulai membuat kosmolog berpikir lagi.

Pertama, alam semesta tidak hanya memperluas tapi juga menjauh dengan mempercepat. Bukti berasal dari pengamatan supernova jauh. Kedua, analisis lebih detail gema big bang menunjukkan tidak merata di semua tempat tetapi kuat di beberapa arah daripada yang lain.

Tidak ada orang yang datang dengan penjelasan memuaskan. Fisikawan pusing. Hukum fisika mungkin berbeda di tempat lain dalam cara-cara yang sulit dibayangkan bahkan lebih sulit untuk diukur.

Sekarang, Edmund Schluessel, astrofisikawan dari Cardiff University di Wales, mengatakan gelombang gravitasi dapat menjelaskan semua pengamatan ini. Gelombang dalam struktur ruang-waktu yang diciptakan oleh peristiwa penting seperti tabrakan lubang hitam dan big bang itu sendiri.

Sampai sekarang kosmologi menganggap hanya panjang gelombang yang relatif singkat. Tapi Schluessel membayangkan alam semesta akan terlihat begitu jika berisi gelombang yang jauh lebih besar, panjang kelengkungan kosmos itu sendiri sekitar 10^10 tahun cahaya.

Gelombang yang tersisa dari ledakan besar terus beresonansi perlahan-lahan dalam skala besar.

Schluessel mengatakan gelombang ini mendistorsi kembali latar belakang radiasi gelombang mikro sesuai dengan arah yang sekarang dilihat kosmolog. Juga mendistorsi cahaya dari obyek jauh yang terlihat seolah-olah mempercepat pergi.

"Skala kuat dan panjang gelombang gravitasi dapat menjelaskan percepatan kosmik dalam konteks relativitas umum tanpa menggunakan asumsi bentuk eksotis materi seperti partikel," kata Schluessel.

Schluessel bahkan membuat prediksi generasi teleskop untuk menguji model tersebut. Secara khusus survei lebih komprehensif pada supernova jauh harus mengungkap jejak gelombang.
Long-wavelength gravitational waves and cosmic acceleration

Edmund R. Schluessel1
  1. Cardiff University
arXiv:1109.4315 (last revised 21 Sep 2011)

Akses : arXiv:1109.4315
Edmund Schluessel http://www.astro.cf.ac.uk/contactsandpeople/?page=full&id=349

Gambar : Edmund R. Schluessel, arXiv:1109.4315

Artikel Lainnya: