Pages

Buah Mukjizat Merah Richadella dulcifica Asam Tapi Manis

Jurnal KeSimpulan.com - Rahasia buah ajaib. Sensor lidah peka Berry rasa asam manis. Para ilmuwan akhirnya mengungkap Berry merah dari lemon hingga bir pahit semanis madu.

Laporan ini bukan tentang buah Adam-Hawa, apalagi buah simalakama. Tetapi sebuah protein ditemukan dalam buah menggelitik sensor manis di lidah, mendorong efek terpapar rasa asam seperti jeruk dan minuman berkarbonasi.

Penggemar makanan telah lama tahu efek buah mukjizat Richadella dulcifica. Sekali tersandung, teman-teman ingin mengunyah pop berry, mengunyah lagi, lagi dan lagi. Menendang maknyus.

Ketika membiarkan buah terkunyah berlama-lama di lidah, disusul Guinness memiliki rasa shake cokelat, cerutu Pandawa kehilangan sengatan dan acar mencubit mulut di depan tangem. Lemon dan limau manis membesut kemudian.

Sedangkan bahan aktif dalam buah ajaib yaitu miraculin telah dikenal selama puluhan tahun. Tidak jelas bagaimana protein turun dari surga dengan manisnya.

Sekarang para ilmuwan di Jepang dan Perancis melaporkan interaksi sensor miraculin manis di lidah tergantung keasaman lingkungan lokal. Orang Jepang dan Perancis memiliki selera peradaban tinggi. Tidak seperti masyarakat barbarian di padang pasir Timur Tengah.

Pada pH 4,8 (air netral pH 7) ketika mencicipi manis, sel merespon dua kali lebih kuat untuk miraculin dibanding pH kurang dari 5,7. Mendekati pH 6,7 (netral) dan lebih tinggi, protein bergeser bentuk yang memblokir sensor manis.

Hal ini menjelaskan mengapa dalam kondisi tertentu makanan manis mungkin terasa kurang beraroma setelah makan berry. Keiko Abe, biokimiawan dari University of Tokyo dan tim cicip-cicip melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

"Sebuah keajaiban atau semacam sihir. Bir rasa juice manis dan Lemon rasa orange mnias," kata Abe.

"Manisnya miraculin pada pH asam dalam mulut adalah terkuat dari hampir semua pemanis yang diketahui. Temuan ini memiliki implikasi pemanis kalori dalam industri," kata Abe.

Menjadi tanda tanya bagaimana evolusi selera makan Homo. Kemampuan miraculin untuk tango renyah dengan sensor manis dalam protein umum tidak dikenal untuk selera manis pada manusia.

Tanaman umumnya memaket buah-buahan dengan gula agar menyenangkan selera hewan untuk melahap dan mendistribusikan benih secara ekologis. Mungkin kecerdikan alam.

Beberapa tanaman menggunakan protein untuk memberi pukulan manis, kata Paul Breslin, psikolog sensorik dari Rutgers University di New Brunswick, NJ, dan Monell Chemical Senses Center di Philadelphia.

"Banyak buah-buahan kecil yang mungkin tidak dapat menghasilkan banyak gula. Tapi mereka dapat membuat protein yang dapat menipu kita untuk berpikir ada gula," kata Breslin.

Miraculin salah satu dari bagian kecil protein tanaman seperti monellin. Sementara miraculin membuat pukulan manis, US Food and Drug Administration sejak tahun 1974 belum menyetujui penggunaan protein dalam makanan.

Buah ajab telah dibiakkan untuk dijual di Jepang yang disajikan di beberapa restoran, dan produksi protein pemurnian miraculin sedang dikejar, kata Abe.

Sebagai protein, Miraculin mungkin berantakan jika dipanaskan sehingga rusak pula jika dimasak, kata Breslin.
Human sweet taste receptor mediates acid-induced sweetness of miraculin

Ayako Koizumi1,2 et.al.
  1. Department of Applied Biological Chemistry
  2. Agricultural Bioinformatics Research Unit, Graduate School of Agricultural and Life Sciences, University of Tokyo, Bunkyo-ku, Tokyo 113-8657, Japan
PNAS September 26, 2011

Akses : DOI:10.1073/pnas.1016644108
Keiko Abe http://www.bt.a.u-tokyo.ac.jp/java/english-faculty.html
Paul Breslin http://nutrition.rutgers.edu/faculty/breslin.html

Gambar : Satoshi Okubo

Artikel Lainnya: