Pages

Simbiosis Parasitisme Udang Krutasea Typton carneus Makan Spons

Jurnal KeSimpulan.com - Udang melukai Spons hunian mereka. Parasitisme licik udang krutasea Typton carneus memakan jaringan Spons ketika merasa lapar.

Beberapa penyelam scuba di Belize Barrier Reef dapat melihat udang kecil Typton carneus, krustasea orange terang, bersembunyi di cerobong api spons. Telah lama para ilmuwan menemukan udang menggunakan spons sebagai tempat berteduh.

Spons laut sering dihuni oleh berbagai invertebrata termasuk udang caridean. Simbiosis udang sering dianggap komensal, namun dalam banyak kasus hubungan dengan host spons masih belum jelas.

Sementara banyak ilmuwan memiliki asumsi sebagian besar spons menjadi tempat paratisisme krustasea yang menggigit spons tempatnya berlindung.

Adam Petrusek, ekolog dari Charles University di Praha, dan rekannya menggali bukti perilaku dua spesies udang untuk melihat betapa luas parasitisme ini. Petunjuk pertama sifat licik T. carneus terletak pada cakar. Di bawah mikroskop elektron scanning, Petrusek melihat "alat" di kedua kaki udang kaki.

"Tampak seperti cakar udang atau lobster, lebih seperti gunting," kata Petrusek.

Berdasarkan keausan cakar, tim menyimpulkan udang seringkali menggunakan alat ini, jadi tidak mungkin akibat perkelahian. Udang, tampaknya makan jaringan spons, para peneliti melapor ke PLoS ONE.

Kerabat dekat T. carneus yaitu Typton distinctus juga memiliki cakar sama. Berdasarkan sensus, tim peneliti menemukan banyak lagi udang yang mungkin menggigit spons. Petrusek menduga parasitisme ini umum di antara para penghuni spons.
These Squatters Are Not Innocent: The Evidence of Parasitism in Sponge-Inhabiting Shrimps

Zdeněk Ďuriš1 et.al.
  1. Department of Biology and Ecology, Faculty of Science, University of Ostrava, Ostrava, Czech Republic
PLoS ONE 6(7): e21987, July 21, 2011

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0021987
Adam Petrusek http://is.cuni.cz/webapps/whois/osoba/?entId=756262&lang=en
Gambar : Zdeněk Ďuriš



Link situs lain : Laporan Penelitian | Tutorial Akademik | Pencarian Jurnal

Artikel Lainnya: