Pages

Rudal Escherichia coli Hantam Pseudomonas aeruginosa

Jurnal KeSimpulan.com - Cara efektif lawan infeksi? Beri bakteri rudal. Para ilmuwan membekali Escherichia coli dengan persenjataan untuk melawan Pseudomonas aeruginosa.

Para ilmuwan mengambil bakteri yang umum ditemukan dalam tubuh dan ditugaskan untuk mencari dan menghancurkan mikroba yang berpotensi membahayakan.

Chueh Loo Poh, bioenginer dari Nanyang Technological University di Singapura memprogram bakteri berbahaya Escherichia coli yang mampu mendeteksi dan membunuh Pseudomonas aeruginosa.

"Untuk pengetahuan kita, ini studi pertama yang menggunakan biologi sintetis untuk mengatasi penyakit menular," kata Poh dan Chang melapor ke Molecular Systems Biology.

P. aeruginosa adalah bakteri tahan antibiotik dan pembunuh terkenal di rumah sakit yang menginfeksi saluran pencernaan dan pernafasan. Pasien kanker dan kemoterapi memiliki tingkat kematian 50 persen.

Poh merancang sebuah rudal untuk E. coli dengan tiga 'perangkat' tambahan untuk merasakan, mempersiapkan senjata dan kemudian melepaskan torpedo melawan P. aeruginosa.

Senjata yang digunakan adalah zat disebut pyocin yang dibuat oleh beberapa bakteri untuk membunuh pesaing tertentu seperti P. aeruginosa, sementara E. coli tanpa cedera.

Perangkat penginderaan memanfaatkan sistem yang digunakan P. aeruginosa ketika mendeteksi jumlah populasi sendiri disebut 'quorum sensing'. Quorum sensing memungkinkan P. aeruginosa menyadari kehadiran mikroba P. aeruginosa lainnya.

Dengan menempatkan quorum P. aeruginosa ke dalam rudal E. coli, para peneliti menciptakan sebuah perangkat deteksi yang akan melihat ketika ada P. aeruginosa dekatnya.

E. coli menggunakan perangkat quorum sensing sebagai switch produksi pyocin. Switch kemudian memicu pelepasan pyocin. Poh mengatakan sistem ini jauh lebih spesifik daripada antibiotik standar.

"Bila Anda memiliki infeksi dan mengambil obat maka membunuh semua termasuk bakteri yang menguntungkan. Dalam hal ini kita hanya membunuh orang jahat," kata Poh.

Para peneliti menunjukkan sistem bekerja di piring petri. Langkah berikutnya adalah menguji pada tikus.

Lars Nielsen, bioenginer dari University of Queensland mengatakan laporan ini sebuah sistem kecil yang rapi dan padat. Kekhawatiran muncul jika gen menyebar ke bakteri lain

"Anda harus menghadapi banyak rintangan sebelum dapat diterapkan pada manusia," kata Nielsen.
Engineering microbes to sense and eradicate Pseudomonas aeruginosa, a human pathogen

Nazanin Saeidi1 et.al.
  1. School of Chemical and Biomedical Engineering, Nanyang Technological University, Singapore
Molecular Systems Biology, 7:521, 16 August 2011

Akses : DOI:10.1038/msb.2011.55
Chueh Loo Poh http://www3.ntu.edu.sg/home/clpoh/People/People.htm
Lars Nielsen http://www.uq.edu.au/uqresearchers/researcher/nielsenlk.html

Gambar : Nazanin Saeidi et.al., MSB, DOI:10.1038/msb.2011.55

Artikel Lainnya: