Pages

Operasi Bypass Lambung Membuat Makan Jadi Lebih Sehat

Jurnal KeSimpulan.com - Kabar baik bagi orang yang telah menjalani operasi bypass lambung. Anda tidak hanya makan lebih sedikit tetapi mungkin juga mulai makan lebih sehat.

Bentuk paling umum operasi bariatrik (anti obesitas) adalah "Roux-en-Y" gastric bypass yang melibatkan stapel perut sehingga kantong kecil dibuat di bagian atas yang kemudian terhubung langsung ke usus kecil. Bypass ini sebagian besar lambung dan duodenum sehingga pasien merasa kenyang lebih cepat.

Vertical-banded gastroplasty adalah teknik alternatif mengurangi volume lambung tanpa melewati setiap bagian usus, membatasi berapa banyak pasien bisa makan pada satu waktu. Setelah orang-orang menjalani operasi bypass lambung banyak orang yang melaporkan diet makan mereka berubah.

Untuk meneliti klaim tersebut, Carel le Roux dan rekannya dari Imperial College London meminta 16 orang yang telah menjalani jenis operasi bariatrik enam tahun lalu untuk mengisi survei preferensi diet mereka setelah operasi. Mereka melaporkan proporsi makan rendah lemak setelah operasi daripada dengan gastroplasty vertikal-banded.

Untuk memastikan mengapa hal ini terjadi, tim melakukan baik bypass lambung dan operasi palsu (kontrol) pada 26 tikus. Hanya dalam 10 hari setelah operasi, tikus bypass lambung secara rata-rata meningkatkan proporsi diet rendah lemak.

Pada eksperimen terpisah, peneliti memberi tikus air gula sambil menanamkan minyak jagung langsung ke perut mereka. Artinya sistem pencernaan mereka mengasup lemak tetapi tikus tidak mencicipinya. Hasilnya, tikus menghindari air gula. Preferensi diet rendah lemak mungkin tikus lebih sulit mencerna makanan tinggi lemak setelah operasi.

Le Roux juga menemukan tingkat hormon yang mempromosikan rasa kenyang seperti glucagon-like peptide-1 (GLP-1) dan peptide YY (PYY) lebih tinggi pada tikus bypass lambung setelah makan daripada tikus kontrol.

"Setelah operasi bypass lambung pada manusia dan tikus, hormon ini sangat tinggi. GLP-1 mungkin penting untuk preferensi diet. Kami sedang meneliti untuk melihat apakah dapat digunakan untuk mengatasi obesitas," kata le Roux melapor ke American Journal of Physiology.

"Bypass lambung merupakan suntikan bebas GLP-1. Ketika pasien mengatakan tidak suka lagi makan berlemak, kita sekarang dapat mengatakan efek ini memiliki dasar fisiologis. Operasi bypass lambung sangat efektif pada usus, tapi kita mengubah otak," kata Richard Welbourn, anggota Royal College of Surgeons di Inggris.
Gastric bypass reduces fat intake and preference

Carel W Le Roux et.al.

American Journal of Physiology, July 2011

Akses : DOI:10.1152/ajpregu.00139.2011
Carel le Roux http://www1.imperial.ac.uk/medicine/people/c.leroux/
Richard Welbourn http://www.rcsi.ie/

Gambar : Walter Pories via http://win.niddk.nih.gov

Artikel Lainnya: