Pages

Model Matematika Prediksi Pertumbuhan Metastasis Kanker

Jurnal KeSimpulan.com - Model matematika memprediksi pertumbuhan tumor sehingga dapat membantu desain pengobatan kanker yang disesuaikan dengan individu.

Menemukan cara untuk memprediksi tumor yang akan menyebar menjadi salah satu target paling penting dalam penelitian kanker. Sekarang fisikawan dan matematikawan turun tangan dan semakin terlibat.

Beberapa tumor berhenti tumbuh setelah mencapai ukuran tertentu, sementara tumor lain terus tumbuh. Jaringan pembuluh darah memberi makan tumor menjadi lebih luas yang membawa sel-sel kanker ke situs lain, proses yang disebut metastasis.

Sehyo Choe, fisikawan dari University of Heidelberg di Jerman, dan rekannya membangun model matematika bagaimana tumor berkembang. Tim ini menganalisa rincian tumor dan pembuluh darah tikus kanker pada tahap perkembangan yang berbeda.

Kemudian dimasukkan ke dalam persamaan yang menggambarkan interaksi kompleks antara sel-sel sehat, sel-sel kanker dan pembuluh darah di sekitarnya. Hasilnya adalah model yang memprediksi pertumbuhan tumor menggunakan distribusi pembuluh darah sekitar tumor.

"Ini seperti memiliki sebuah tombol maju," kata Choe melapor ke Scientific Reports.

"Di masa depan, perawatan tidak lagi harus didasarkan pada rata-rata populasi. Orang-orang akan mendapatkan pengobatan individu berdasarkan prediksi dari model kita," kata Neil Johnson, fisikawan dari University of Miami di Florida.

Claus Jørgensen, biolog komputasi dari Institute of Cancer Research di London, mengatakan model seperti ini memiliki peran penting dalam pengobatan kanker di masa mendatang, tetapi model ini menyederhanakan beberapa aspek pertumbuhan tumor yang kompleks.
Model for in vivo progression of tumors based on co-evolving cell population and vasculature

Sehyo C. Choe1,2 et.al.
  1. Division of Theoretical Bioinformatics (B080), German Cancer Research Center (DKFZ), Im Neuenheimer Feld 580, 69120 Heidelberg, Germany
  2. Department of Bioinformatics and Functional Genomics, Institute of Pharmacy and Molecular Biotechnology (IPMB) and Bioquant, Heidelberg University, Im Neuenheimer Feld 267, 69120 Heidelberg, Germany
Scientific Reports 1, Article number: 06 July 2011

Akses : DOI:10.1038/srep00031
Sehyo Choe http://www.uni-heidelberg.de
Neil Johnson http://web.physics.miami.edu/People/NeilJohnson.html
Claus Jørgensen http://www.icr.ac.uk/press/profiles/claus_jorgensen/

Gambar : Sehyo C. Choe et,al., Scientific Reports, DOI:10.1038/srep00031

Artikel Lainnya: