Pages

Meteorit Mengandung Materi Kimia Blok DNA Kehidupan

Jurnal KeSimpulan.com - Meteorit mengandung materi kimia kehidupan. Batuan ruang angkasa bisa menyampaikan wahyu surgawi blok bangunan DNA ke Bumi.

Para ilmuwan telah menemukan materi kimia yang terkait kehidupan di hampir selusin meteorit. Bukti terkuat batuan ruang berisi blok bangunan DNA dan bisa menghadirkan ke Bumi.

Beberapa materi kimia sangat langka di Bumi, menunjukkan materi ini benar-benar dari angkasa luar dan bukan kontaminasi lokal.

"Semuanya ini poin meteorit," kata Michael Callahan, kimiawan analitis dari NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Md., melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Sebelumnya para peneliti telah menemukan molekul ekstraterestrial biologis di meteorit termasuk asam amino yaitu blok protein. Tetapi penelitian baru tidak hanya melihat nucleobase yaitu form cincin senyawa yang digunakan untuk menyimpan informasi RNA dan molekul DNA, blueprint genetik kehidupan.

Nucleobase setidaknya sama pentingnya untuk hidup sebagai asam amino dan hingga kini tidak ada yang ditemukan di meteorit yang bebas kontaminan dari Bumi.

Untuk mengatasi, Callahan menggeledah materi kimia 12 meteorit termasuk 9 meteroit yang telah terkubur di lapisan es Antartika. Ada 11 meteroit mengandung setidaknya satu nucleobase yaitu adenine yang umum di Bumi. Lainnya lebih eksotis.

Dua meteorit yaitu Murchison dan Lonewolf Nunataks 94102 mengandung berbagai nucleobase termasuk 3 elemen yang langka ditemukan Bumi. Nucleobase langka ini dari kelas yang disebut purine.

Para peneliti berhati-hati menganalisis es Antartika dari tanah duniawi dan sampel kontrol lain yang bisa menunjukkan apakah kontaminasi terestrial menjadi masalah. Tim tidak menemukan nucleobase dimana pun kecuali di meteorit.

Untuk mengetahui bagaimana materi kimia ini di meteorit, para ilmuwan mencampur hidrogen sianida, amonia dan air (material umum meteorit) di laboratorium. Reaksi kimia menghasilkan jenis nucleobases yang sama terlihat pada meteorit.

Callahan sekarang ingin melihat apakah menemukan nucleobases dalam batuan ruang lainnya. Studi baru secara signifikan memberi bukti bahwa nucleobase dapat terbentuk di tempat-tempat selain Bumi, kata Alan Schwartz, kimiawan dari Radboud University Nijmegen di Belanda.

Sebelumnya Schwartz telah mencari purine di meteorit Murchison dan studi baru melaporkan tingkat jauh lebih rendah yang menunjukkan bahwa nucleobase mungkin menyebar melalui patchily.

Sebuah laporan kedua juga di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) melihat isi biologis meteorit dari sudut yang berbeda.

Sebuah tim yang dipimpin George Cooper, eksobiolog dari NASA Ames Research Center di Moffett Field, California, menemukan materi kimia seperti asam piruvat dan asam sitrat dalam meteorit termasuk Murchison. Di Bumi, materi kimia ini pemain kunci dalam siklus asam sitrat yaitu sel bernafas dan bertahan.

Kedua laporan menunjukkan bahwa batuan ruang angkasa mengandung lebih banyak materi kehidupan dari apa yang dipikiran sebelumnya.
Detection and formation scenario of citric acid, pyruvic acid, and other possible metabolism precursors in carbonaceous meteorites

George Cooper1
  1. Exobiology Branch, Space Science Division, National Aeronautics and Space Administration-Ames Research Center, Moffett Field, CA 94035
PNAS August 8, 2011

Akses : DOI:10.1073/pnas.1105715108
Michael Callahan http://www.nasa.gov/goddard/
Alan Schwartz http://www.ru.nl/
George Cooper http://www.arc.nasa.gov/

Gambar : NASA's Goddard Space Flight Center/Chris Smith
Video : NASA explorer's Channel http://www.youtube.com/user/NASAexplorer


Artikel Lainnya: