Pages

Dinamika Spasial Temporal Untuk Hipotesis Levy flight Lebah

Jurnal KeSimpulan.com - Lebah terbang dari bunga ke bunga secara random. Sebuah tim peneliti menemukan lebah berburu makanan lebih kompleks dari hipotesis Levy flight.

Biolog telah lama bertanya-tanya bagaimana hewan mencari makanan. Untuk menemukan makanan, hewan yang berkeliaran secara acak harus menggunakan trik. Ada banyak bukti bahwa teknik gerakan dapat ditemukan pada banyak makhluk.

Tapi apa yang terjadi ketika makanan didistribusikan tak terduga? Apa strategi yang diadopsi hewan untuk menemukan makanan lebih banyak? Ternyata jawaban matematika untuk masalah ini.

Cara paling efektif menyisir wilayah menggunakan gerakan acak yang panjangnya bervariasi menurut kuasa hukum. Jenis gerakan ini disebut Levy flight dan gagasan bahwa hewan menggunakan metode ini untuk mencari makanan disebut Levy flight foraging hypothesis.

Dalam sepuluh tahun terakhir, banyak bukti hewan menggunakan pola penerbangan Levy untuk berburu makanan. Tahun lalu, sebuah tim melacak gerakan 14 spesies berbeda ikan predator di laut terbuka seperti hiu dan tuna selama lebih dari 5.700 hari menggunakan tag elektronik.

Hasilnya adalah kumpulan data dengan lebih dari 12 juta langkah. Tim ini mengatakan analisis terhadap data sesuai dengan hipotesis Levy flight.

Tapi hari ini, Friedrich Lenz di Queen Mary University of London dan rekannnya mengatakan banyak makhluk cenderung berperilaku dengan cara lebih kompleks, bahkan jika analisis matematis gerakan seperti yang ditunjukkan dengan Levy flight.

Untuk membuktikan, Lenz memantau cara lebah mengunjungi bunga buatan dengan nektar. Tentu saja, perilaku mencari makan mereka muncul seperti Levy flight. Tapi ketika Lenz menempatkan laba-laba imitasi pada beberapa bunga untuk menakut-nakuti, lebah mulai menghindari predator yang mengubah pola statistik penerbangan secara halus.

Lebah mencari makan masih mematuhi perilaku Levy dengan melompat secara acak dari satu bunga ke bunga dengan jarak yang mengikuti kuasa hukum. Namun, perilaku lebah dari waktu ke waktu menghindari predator dengan membuat jalur memutar sehingga merubah waktu penerbangan.

"Ini berarti lebah menyesuaikan pola penerbangan terhadap lingkungan spasial dan temporal terhadap resiko predasi," kata Lenz.

Titik poin tambahan adalah analisis standar spasial dan temporal. Jadi biolog perlu mengumpulkan lebih banyak data perilaku mencari makan dari waktu ke waktu dan bagaimana perubahan dalam menanggapi faktor-faktor lingkungan seperti kehadiran predator.
Spatio-temporal dynamics of bumblebees foraging under predation risk

Friedrich Lenz

arXiv:1108.1278 (Submitted on 5 Aug 2011)

Akses : arXiv:1108.1278
Friedrich Lenz http://www.qmul.ac.uk/

Gambar : Friedrich Lenz et.al., arXiv:1108.1278

Artikel Lainnya: