Pages

Senyawa Beracun Persistent Organic Pollutants POP Kembali Mengudara

Jurnal KeSimpulan.com - Senyawa beracun Persistent organic pollutants (POP) yang mengendap dalam lapisan es Artik menguap kembali ke atmosfer karena menghangatnya suhu.

Polutan udara yang dipancarkan dekade lalu akan datang kembali untuk menghantui kita. Pemanasan iklim yang menghangatkan Arktik menyebabkan Persistent organic pollutants (POPs) atau "dirty dozen" yang terjebak di dalam salju dan es kembali menyebar.

Peristiwa kembalinya polutan yang tidak diinginkan ini telah dicurigai selama beberapa waktu oleh para ilmuwan tetapi baru sekarang dikonfirmasi dengan dataset selama 16 tahun.

POP adalah senyawa organik dihasilkan oleh aktivitas manusia yang tahan terhadap degradasi lingkungan. Ini termasuk bahan kimia industri seperti polychlorinated biphenyls dan pestisida seperti dichlorodiphenyltrichloroethane. Karena daya tahan di lingkungan, POP terangkut dalam jarak jauh di atmosfer, terakumulasi di wilayah seperti Kutub Utara di mana suhu rendah menyebabkan deposition.

Senyawa yang terbawa angin, air minum dan makanan yang terakumulasi dalam lemak tubuh hewan, tumbuhan dan manusia juga telah dikaitkan dengan masalah serius kesehatan manusia termasuk kanker dan dapat ditularkan dari ibu ke janin. POP juga telah menjadi zat terlarang dalam konvensi Stockholm sejak 2004.

Banyak konsentrasi POP menurun di udara Arktik selama beberapa dekade terakhir karena pembatasan produksi dan penggunaan. Tetapi menghangatnya iklim, bagaimanapun, POP yang telah lama tersimpan dalam lapisan es akan menguap ke atmosphere dan sudah ada bukti proses ini.

Jianmin Ma dari Environment Canada di Ontario dan rekannnya melihat konsentrasi POP udara hingga tahun 2009 di Svalbard, Norwegia, dan di provinsi Nunavut Kanada, menemukan peningkatan sejak tahun 2000 dan melapor ke Nature Climate Change.
Revolatilization of persistent organic pollutants in the Arctic induced by climate change

Jianmin Ma1 et.al.
  1. Air Quality Research Division, Environment Canada, 4905 Dufferin Street, Toronto, Ontario M3H 5T4, Canada
Nature Climate Change, 1, 255–260, 24 July 2011

Akses : DOI:10.1038/nclimate1167

Artikel Lainnya: