Pages

SCYX-7158 Membunuh Parasit Trypanosoma brucei Penyakit Tidur

Jurnal KeSimpulan.com - Menekan Penyakit Tidur. Tim kolaborasi internasional kembangkan senyawa SCYX-7158 untuk membunuh parasit Trypanosoma brucei penyebab tidur.

Penyakit Tidur Afrika adalah salah satu penyakit yang paling diabaikan. Namun berkat kerjasama baru, peneliti telah membuat senyawa yang membunuh parasit penyebab Penyakit Tidur di dalam darah dan otak. Setelah tes pada tikus, senyawa ini akan masuk uji manusia akhir tahun ini.

Human African trypanosomiasis (HAT), nama resmi untuk penyakit ini, menjangkiti 30.000 orang per tahun. Pelakunya adalah dua subspesies mikro parasit Trypanosoma brucei.

Infeksi oleh gigitan lalat tsetse kemudian masuk ke darah dan menyusup ke otak, menyebabkan kebingungan, halusinasi, lesu, dan gejala lainnya. Jika tidak diobati berakibat fatal tetapi bisa disembuhkan.

Obat andalan adalah melarsoprol yang mengandung arsenik dan telah membunuh satu dari 20 orang yang memakainya. Sebuah obat baru yaitu eflornithine tidak terlalu keras tetapi rumit untuk mengeluarkan dan memerlukan 4 infus per hari selama 2 minggu.

Situasi suram ini mulai berubah. Tahun lalu, tim yang dipimpin oleh University of Dundee di Inggris melaporkan sintesis molekul yang membunuh Trypanosoma brucei di darah tikus, meskipun tidak bisa masuk otak.

Ilmuwan lain telah membangun fexinidazole, senyawa yang diuji sebagai antimikroba pada 1970-an dan 1980-an tetapi tidak pernah dikembangkan menjadi obat.

SCYNEXIS, perusahaan bioteknologi di Research Triangle Park, North Carolina, dan Anacor Pharmaceuticals di Palo Alto, California, merancang dan menguji obat serta mensponsori kolaborasi dalam inisiatif Drugs for Neglected Diseases, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Jenewa, Swiss. Salah satu sponsor tim kolaborasi ini adalah Bill & Melinda Gates Foundation.

Laporan peneliti ke PLoS Neglected Tropical Diseases, senyawa yang dikenal sebagai SCYX-7158, membunuh parasit di laboratorium. Uji tikus menunjukkan SCYX-7158 membunuh parasit dalam darah dan menyelamatkan hewan. Sedangkan tikus kontrol meninggal dalam waktu 4 sampai 5 hari.

Para peneliti juga melihat senyawa ini memasuki otak bahkan ketika Trypanosoma brucei telah menetap di sana, menunjukkan senyawa bekerja melawan tahap akhir dari penyakit. Karena pasien mendapat terapi oral, pengobatan menjadi relatif mudah.

"Jika SCYX-7158 di uji coba lebih lanjut menjadi pertama, pengobatan secara lisan aktif untuk penyakit tidur dalam 30 tahun terakhir," kata Robert Jacobs, kimiawan di SCYNEXIS.

Simon Croft, parasitolog dari London School of Hygiene and Tropical Medicine mengatakan bahwa penelitian ini penting.

"Saya pikir ini menawarkan beberapa harapan untuk masa depan, namun masih ada jalan panjang," kata Croft.
SCYX-7158, an Orally-Active Benzoxaborole for the Treatment of Stage 2 Human African Trypanosomiasis

Robert T. Jacobs1
  1. SCYNEXIS, Inc., Research Triangle Park, North Carolina, United States of America
PLoS Neglected Tropical Diseases, 5(6): e1151, June 28, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1371/journal.pntd.0001151
Robert Jacobs http://www.scynexis.com/
Simon Croft http://www.lshtm.ac.uk/people/croft.simon

SCYNEXIS http://www.scynexis.com/
Anacor Pharmaceuticals http://www.anacor.com/
Drugs for Neglected Diseases http://www.dndi.org/
Bill & Melinda Gates Foundation http://www.gatesfoundation.org/

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment