Pages

Menciptakan Cakrawala Akhir Dimensi Waktu di Laboratorium

Jurnal KeSimpulan.com - Fisikawan menciptakan akhir waktu di lab. Anda tentu pernah bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika dimensi waktu berakhir dengan tiba-tiba?

Sebuah eksperimen mengungkap salah satu kawasan yang paling menarik dari sains adalah analogi ruang-waktu. Fisikawan suka bermain-main dengan sistem yang mengkaitkan matematika formal dengan relativitas umum.

Sebagai contoh, perubahan elektron bergerak di permukaan graphene karena pendinginan identik dengan perubahan yang mungkin terjadi di alam semesta pasca big bang. Jadi fisikawan menguji teori perilaku alam semesta awal.

Contoh lain analogi matematika formal antara perilaku cahaya dalam ruang elektromagnetik dan ruang-waktu karena fisikawan baru-baru ini mempelajari bagaimana memanipulasi ruang elektromagnetik menggunakan metamaterial untuk menciptakan busa kuantum, big bang dan bahkan multiverse.

Sekarang Igor Smolyaninov dari University of Maryland, menjelaskan bagaimana menciptakan eksperimen model akhir waktu. Metamaterial dapat dibuat untuk berperilaku seperti ruang biasa dengan dua dimensi ruang dan satu dimensi waktu. Tapi juga dapat dibuat dengan satu dimensi ruang dan dua dimensi waktu.

Smolyaninov menunjukkan situasi menarik terjadi ketika kedua bahan ini berlangsung pada sebuah akhir. Jika dimensi waktu adalah tegak lurus terhadap dimensi ruang maka buntu, dengan kata lain waktu berakhir.

"Situasi ini dapat disebut akhir zaman," kata Smolyaninov melapor ke arXiv.

Jadi apa yang terjadi di akhir waktu? Smolyaninov mengatakan medan elektromagnetik cukup divergen sebagai antiklimaks dalam eksperimen dan memberi titel dengan cakrawala radiasi Hawking dan akhir waktu.

Hyperbolic metamaterial interfaces: Hawking radiation from Rindler horizons and the "end of time"

Igor I. Smolyaninov, Ehren Hwang, Evgenii Narimanov

arXiv:1107.4053 (Submitted on 20 Jul 2011)

Download dan Akses : http://arxiv.org/abs/1107.4053

Artikel Lainnya: