Pages

Anemon Laut Cnidaria Actinia equina Tanpa Otak Tapi Berkepribadian

Jurnal KeSimpulan.com – Tidak punya otak tetapi punya kepribadian. Actinia equina hidup di perairan dangkal berbatu Atlantik, khususnya di sekitar Kepulauan Inggris.

Hidup adalah segala hal tentang membuat keputusan. Kepribadian dan kemampuan untuk memutuskan pilihan yang sulit tampak seperti karakteristik primata tetapi hewan lain telah melakukannya jauh sebelum kita.

Bahkan anemone melakukan sifat-sifat kebanggaan tersebut meskipun tidak punya otak. Setiap Anemon individu memiliki ciri kepribadian yang berbeda dan mereka membuat keputusan dalam cara yang sangat bernuansa.

"Kepribadian" memiliki atribut "kecerdasan" atau "kesadaran" yang berarti setiap orang berbeda. Tetapi kupasan budaya hanya berarti individu secara konsisten berperilaku dengan cara tertentu. Dalam hal ini hewan yang beragam seperti monyet, cumi ikan, dan serangga memiliki kepribadian.

Mark Briffa, oseanografer dari University of Plymouth, Inggris, dan rekannnya bertanya-tanya apakah kepribadian ditemukan bahkan pada beberapa hewan multiseluler paling sederhana.

Anemon laut Cnidaria (Actinia equina) seperti ubur-ubur dan koral tidak seperti sebagian besar spesies yang berevolusi. Mereka tidak memiliki diskrit otak. Sebaliknya mereka memiliki jaringan saraf menyebar melalui tubuh.

Briffa bergegas ke pantai selatan-barat Inggris dan menemukan koloni hidup anemon di zona pasang surut dan melihat salah satu aspek perilaku yaitu bagaimana mereka menanggapi ancaman.

Briffa mengancam 65 Anemon dengan menyemprotkan jet air dari jarum suntik. Anemon merespon dengan menarik tentakel, menutup lubang permukaan atas yang berfungsi baik sebagai mulut dan anus. Briffa mengukur berapa lama mereka tetap seperti itu sebelum membuka kembali.

Masing-masing Anemon diuji tiga kali selama dua minggu. Briffa menemukan perilaku sangat konsisten, bahkan ketika variabel suhu air yang mempengaruhi perilaku mereka diperhitungkan.

Anemon adalah beberapa hewan multiseluler paling sederhana, tidak lebih kompleks daripada spons. Nampaknya memiliki kepribadian yang benar-benar primordial dan sangat umum pada setiap makhluk.

Anemon juga dapat membuat keputusan mengesankan. Ketika dua anemon bertemu mereka berperang menguasai suatu wilayah. Tentakel mengandung sel-sel penyengat yang disebut nematocytes dengan menyuntik racun ke lawan. Sengatan Anemon meninggalkan strip kulit pada korban. Anda ingin mencoba? Sebaiknya jangan dilakukan.

Briffa mementaskan 82 perkelahian antar pasangan anemon. Anemon terbesar umumnya menang. Jika salah satu menyengat tetapi yang lain tidak membalas, ukuran relatif mereka tidak membuat perbedaan. Bukan ukuran nematocytes yang menjadi tolok ukur tetapi jumlah strip di kulit yang berhasil mendarat.

Dengan demikian Anemon membuat keputusan dan Anemon beadlet tampaknya mengembangkan kognitif fleksibel meskipun tidak memiliki otak. Briffa melapor ke PloS ONE.
High In Situ Repeatability of Behaviour Indicates Animal Personality in the Beadlet Anemone Actinia equina (Cnidaria)

Mark Briffa1 dan Julie Greenaway1
  1. Marine Biology and Ecology Research Centre, University of Plymouth, Drake Circus, Plymouth, United Kingdom
PLoS ONE, 6(7): e21963, July 6, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0021963
Mark Briffa http://www.plymouth.ac.uk/staff/mbriffa

Artikel Lainnya: