Pages

Perubahan Cepat Iklim Holosen Terhadap Migrasi Manusia di Greenland

Jurnal KeSimpulan.com - Studi Baru menemukan perubahan cepat iklim terhadap peradaban budaya di Greenland dalam rentang waktu 5.000 tahun terakhir.

Perubahan tiba-tiba suhu rata-rata 4 hingga 5 derajat Celcius selama beberapa dekade mungkin sangat mempengaruhi peradaban budaya manusia yang menempati Greenland barat selama 5.000 tahun terakhir.

William D’Andrea, geolog dari Brown University di Providence, menggunakan teknik baru untuk mengukur kualitas haptophytes yaitu tanaman mikroskopis garam untuk dating core sedimen pemulihan karbon yang terbaring di dua danau air asin dekat Kangerlussuaq, West Greenland, sebuah wilayah utara dua medieval permukiman Viking (Norse).

Haptophytes yang umum di laut dan menghasilkan kelompok senyawa yang disebut alkenones (sejenis lemak). Seperti lemak dalam diet manusia, alkenones jenuh dan tak jenuh tergantung pada suhu.

Haptophytes telah digunakan selama puluhan tahun untuk menyimpulkan variasi suhu lautan, tetapi dalam 10 tahun terakhir para ilmuwan juga menggunakan untuk mempelajari apa yang terjadi di danau garam.

Laporan peneliti ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS)merupakan bagian dari penggunaan alkenones untuk meneliti sejarah temperatur danau garam. Teknik ini memungkinkan para ilmuwan untuk pertama kalinya menyempurnakan perubahan iklim di Greenland Barat dan menemukan beberapa perubahan dramatis.

Fosil organisme mengungkap suksesi pergeseran suhu yang kira-kira bertepatan dengan perubahan manusia di daerah tersebut, termasuk orang Saqqaq (4.500 sampai 2.800 tahun lalu), Dorset (2.800-2.000 tahun lalu), Norse (1.000-550 tahun lalu) dan Inuit (800 tahun yang lalu sampai sekarang).

"Penelitian ini penting karena menjelaskan dan mengukur dasar variasi suhu selama 5.000 tahun terakhir di wilayah barat Greenland yang memiliki sejarah budaya cukup kaya dalam jangka waktu tersebut," kata Sherilyn Fritz, paleoklimatolog dari University of Nebraska-Lincoln di NE.

"Beberapa perubahan cukup cepat dan besar. Penurunan suhu sekitar 4 derajat Celsius dimulai sekitar 800 tahun yang lalu ketika Norse masih ada, namun rekonstruksi menunjukkan dalam 80 tahun, suhu turun 4 derajat selama berbulan-bulan saat musim panas, sehingga cukup fluktuatif. Dan ada periode lain ketika perubahan suhu cukup cepat dan substansial 4 sampai 5 derajat Celcius," kata Fritz.

Para ilmuwan telah lama memiliki pemahaman yang baik tentang variabilitas iklim dan skala seribu tahun di Atlantik Utara dan Eropa selama beberapa ribu tahun terakhir. Mereka juga mengetahui perubahan iklim yang terjadi di Greenland Barat, termasuk wilayah Viking, tetapi sampai sekarang para ilmuwan belum bisa menghitung dalam kondisi tertentu.

Abrupt Holocene climate change as an important factor for human migration in West Greenland

William J. D’Andrea1,2, et.al.
  1. Department of Geological Sciences, Brown University, Providence, RI 02912
  2. Department of Earth and Atmospheric Sciences and School of Biological Sciences, University of Nebraska, Lincoln, NE 68588
PNAS, May 31, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1101708108

Sherilyn Fritz http://www.geosciences.unl.edu/~sfritz

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment