Pages

Ikan Paus Kembali Ke Rumah Dan Tradisi Dipulihkan

Jurnal KeSimpulan.com - Benar juga, ikan Paus akhirnya datang. Setelah lebih dari 100 tahun, ikan Paus kembali ke tempat mereka untuk melahirkan di Selandia Baru.

Para ilmuwan melapor ikan Paus seberat 100 ton yang dikenal memiliki perilaku sosial dan suka memainkan akrobatik mengesankan serta diburu hingga punah di perairan yang sama selama era abad 19 dan 20 dampak dari industrialisasi telah kembali ke rumah.

Sebuah populasi kecil berhasil bertahan hidup terpencil di dekat sub-Antartika pulau selatan Selandia Baru. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa lusin Paus perempuan menemukan jalan mereka kembali ke teluk dimana para leluhur mereka mendidik para Paus muda.

Para peneliti mengatakan secara umum, pengetahuan budaya tersebut ditularkan dari ibu ke anak. Tetapi tradisi itu telah hilang, sampai perempuan ini menjadi perintis dan mulai melakukan perjalanan sekali lagi.

Laporan ke Marine Ecology Progress Series menegaskan bahwa beberapa perempuan telah bermigrasi dari pulau-pulau selatan ke Selandia Baru dengan membandingkan DNA dalam sampel jaringan yang dikumpulkan dari tujuh Paus pada kedua situs.

Sekarang tradisi masyarakat Paus di tempat tersebut telah dipulihkan, para ilmuwan berharap paus terus menjaga tradisi para pionir mereka.

Population structure and individual movement of southern right whales around New Zealand and Australia

E. Carroll1 et.al.
  1. Laboratory of Molecular Ecology and Evolution, School of Biological Sciences, University of Auckland, Auckland 1010, New Zealand
MEPS, v.432 p.257-268, June 27, 2011

Download dan Akses : DOI:10.3354/meps09145

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment