Pages

Jalur Sintesis Cyclotide Kacang kupu-kupu Clitoria ternatea

Jurnal KeSimpulan.com - Jalur untuk sintesis cyclotide. Temuan asal-usul biosintetis yang umum bagi protein melingkar di legum kacang kupu-kupu Clitoria ternatea.

Cyclotides yang memiliki stabilitas protein tanaman luar biasa, mampu bertahan dalam kondisi mendidih dan konsumsi, telah diketahui mempertahankan tanaman terhadap serangga, nematoda, dan moluska. Selin itu peptida juga memiliki sifat farmasi penting seperti mempercepat melahirkan, menghambat pertumbuhan mikroba dan kanker, serta aktivitas anti-HIV.

Aaron Poth, biolog molekuler dari University of Queensland di Brisbane, dan rekannya mendeskripsikan jalur yang sebelumnya belum ditemukan pada kacang kupu-kupu, Clitoria ternatea, dan anggota lain dari keluarga Fabaceae yang memproduksi protein melingkar.

Tidak seperti jalur sintesis cyclotide lain dalam keluarga kopi dan ungu, Poth, et.al., menggambarkan jalur sintesis yang diawali dengan prekursor protein albumin dikode oleh gen Cter M. Poth mengekstrak dan sekuensing transkrip gen prekursor Cter M daun Clitoria ternatea dan menggunakan spektrometri massa secara bersama-sama untuk mengkonfirmasi bahwa transkrip ini meyandikan protein Cter M.

Menggunakan NMR spectroscopy untuk mengungkap bahwa peptida Cter M membentuk cyclotide kusut lipat yang klasik adalah karakteristik dari protein cyclotide dan melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Poth menyarankan senyawa kehadiran jalur sintesis ini dalam tanaman pangan pada skala besar dapat diterapkan rekayasa genetika pertanian atau keperluan farmasi dan diproduksi secara massal. Cyclotides ini berpotensi memberikan perancah stabil untuk peptida lain yang dengan ciri-ciri terapeutik terkait.
Discovery of an unusual biosynthetic origin for circular proteins in legumes

Penulis :

Aaron G. Poth1,2, et.al.

Afiliasi :
  1. Institute for Molecular Bioscience, University of Queensland, Brisbane, Queensland 4072, Australia
  2. Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation Division of Livestock Industries, St. Lucia, Queensland 4067, Australia
Penerbit : PNAS May 18, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1103660108

Artikel Lainnya: