Pages

Induksi Radioaktif Reaktor Nuklir Chernobyl Pada Karsinoma Tiroid

Jurnal KeSimpulan.com - Tanda radiasi pada genom manusia. Skan genom memberi petunjuk induksi radioaktif reaktor nuklir Chernobyl pada DNA amplifikasi.

Mengkaitkan perubahan genetik untuk kanker radiasi induksi merupakan tantangan yang menakutkan, sebagian karena kesulitan dalam singling induksi radiasi di antara segudang perubahan genetik yang dapat mengintai di sel-sel kanker individu.

Julia Hess, enviromentalis dari German Research Center for Environmental Health di Neuherberg, Jerman, dan timnya menggunakan genome scan untuk mencari perubahan genetik dalam sel-sel kanker tiroid dari 33 pasien muda yang pada usia sekitar 1 tahun terkena dampak radioaktif kecelakaan reaktor nuklir Chernobyl pada tahun 1986.

Hasil temuan menunjukkan sel-sel kanker dari hampir sepertiga individu-individu yang terpapar memendam wilayah DNA amplifikasi dalam lengan panjang kromosom 7. Sebaliknya, DNA amplifikasi tidak ditemukan di usia 19 dan etnis pasien dengan kanker tiroid, meskipun dari kawasan geografis yang sama.

Lolos karena mereka lahir 9 bulan setelah kecelakaan ketika yodium radioaktif tidak lagi bertahan di lingkungan.

Selain itu, kanker sel individu yang terkena dampak yang dinyatakan dalam tingkat yang lebih tinggi gen disebut CLIP2 yang berperan dalam pemisahan kromosom selama pembelahan sel sebelumnya terlibat dalam gen karsinogenesis dan melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS)

Hess, et.al. mengusulkan bahwa perubahan genetik yang diamati bisa mewakili jejak molekul radiasi dengan asumsi bahwa temuan ini dikonfirmasi dalam penelitian dengan skala yang lebih besar.
Gain of chromosome band 7q11 in papillary thyroid carcinomas of young patients is associated with exposure to low-dose irradiation

Penulis : Julia Heß1, et.al.

Afiliasi :
  1. Research Unit of Radiation Cytogenetics, Helmholtz Zentrum München, German Research Center for Environmental Health GmbH, 85764 Neuherberg, Germany
Penerbit : PNAS, May 23, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1017137108

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment