Pages

Simulasi Sifat Kuantum Untuk Sistem Ikatan Atom Hidrogen

Jurnal KeSimpulan.com - Kuantum dan klasik bertemu dalam kekuatan ikatan hidrogen. Berbagai sistem ikatan hidrogen yang dapat relatif mudah dihitung tanpa simulasi mahal.

Sebuah ikatan hidrogen adalah daya tarik yang lemah (biasanya antarmolekul) antara atom hidrogen yang sebagian positif dan sebagian atom negatif di dekatnya. Ikatan hidrogen sangat kompleks dan kemajuan baru-baru ini memungkinkan peneliti mengeksplorasi sifat kuantum ikatan hidrogen secara detail, namun hasil temuan membuat konflik para peneliti.

Xin-Zheng Li, nanoteknolog dari University College London, dan rekannya mengeksplorasi berbagai sistem ikatan hidrogen menggunakan simulasi dinamika molekul konvensional di mana nuclei diperlakukan sebagai titik partikel klasik serta simulasi kandungan untuk efek kuantum nuklir.

Dengan membandingkan hasil dari dua simulasi, para peneliti menentukan pengaruh yang tepat efek nuklir kuantum pada ikatan hidrogen. Dengan menggunakan informasi ini, para peneliti menemukan efek kuantum ikatan hidrogen.

Para peneliti menunjukkan hubungan antara panjang dan kekuatan ikatan timbul dari persaingan antar ikatan kovalen atau intramolekular, peregangan dan ikatan antar pundukan molekul dengan modus yang berbeda mendominasi dalam sistem berikat kuat dan lemah.

Para peneliti mengklaim bahwa temuan menyatukan studi sebelumnya pada berbagai sistem ikatan hidrogen dan memberikan regulasi praktis untuk ikatan hidrogen berdasarkan kekuatan ikatan yang dapat relatif mudah dihitung tanpa simulasi mahal dan melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).
Quantum nature of the hydrogen bond

Penulis :

Xin-Zheng Li1, Brent Walker1, and Angelos Michaelides1.

Afiliasi :
  1. London Centre for Nanotechnology and Department of Chemistry, University College London, London WC1E 6BT, United Kingdom
Penerbit : PNAS April 4, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1016653108
Xin-Zheng Li http://www.chem.ucl.ac.uk/ice/members/xinzhengli.html

Gambar : Xin-Zheng Li, et.al, PNAS, DOI:10.1073/pnas.1016653108

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment