Pages

Rahasia Ikan Cemberut Laut Zoarces americanus Gunakan Protein Antibeku

Jurnal KeSimpulan.com - Fauna Kutub memiliki rahasia antibeku. Mekanisme anti beku yang diwahyukan untuk hewan kutub mungkin dapat diibadahkan untuk mengobati kanker.

Secara menyeluruh di wilayah kutub dingin, makhluk berdarah dingin banyak menggunakan antibeku alami untuk melindungi diri dari kerusakan yang disebabkan kristal es besar. Molekul antibeku dikunci untuk kristal es dan bukan air cair meskipun bagaimana mereka melakukannya tetap menjadi misteri.

Sekarang mekanisme yang diwahyukan tersebut diibadahkan dengan menggunakan molekul serupa dalam perawatan kanker untuk melindungi jaringan sehat, sementara tumor dihancurkan melalui pembekuan.

Protein antibeku (antifreeze proteins atau AFP) yang ditemukan di alam menjadi kunci untuk kristal es dan menghentikan tumbuh cukup besar yang bisa merusak jaringan. Jika AFP terikat dengan mudah ke air cair seperti yang dilakukan untuk es maka tindakan yang dapat menyelamatkan nyawa bisa berubah menjadi pembunuh. Hewan dengan cepat akan mengalami dehidrasi, kata Matthew Blakeley, biodinamikawan dari Laue-Langevin Institute di Grenoble, France.

Difraksi sinar-X membantu menunjukkan bahwa permukaan AFP yang mengikat es tercakup dalam jarum hidrofobik kecil. Menggunakan difraksi neutron yang lebih efektif munculkan hidrogen dalam molekul air, Blakeley dan koleganya berhasil menangkap empat molekul air di permukaan ikatan es AFP pada ikan cemberut laut (Zoarces americanus).

Molekul air yang terbentuk merupakan bagian yang menyerupai busur dari karakteristik cincin enam molekul kristal es di pusat setiap cincin lubang nano. Lubang di tengah cincin parsial diduduki oleh salah satu paku hidrofobik. Jarak antar paku menunjukkan masing-masing akan jatuh di dalam salah satu lubang jika kristal es yang hadir. Sementara array mengalihkan paku hidrofobik molekul air dari protein dimana secara keselarasan dengan lubang es berarti cocok dengan es.

"Ini hampir seperti kunci dan anak kunci," kata Blakeley.

Konfirmasi deskripsi ini berasal dari Peter Davies, biokimiawan dari Queen's University di Kingston, Ontario, Kanada, dan timnya melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences )PNAS). Davies mengatakan mereka "beruntung" dan melihat sekilas 16 molekul air (bukan hanya empat) pada AFP menggunakan difraksi X-ray. Dan sekali lagi, paku memasuk ke dalam lubang dalam struktur air.
Anchored clathrate waters bind antifreeze proteins to ice

Penulis :

Christopher P. Garnham1, Robert L. Campbell1, and Peter L. Davies1

Afiliasi :
  1. Department of Biochemistry, Queen’s University, Kingston, ON, Canada K7L 3N6

Penerbit : PNAS April 11, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1100429108

Peter L. Davies http://pldserver1.biochem.queensu.ca/
Matthew Blakeley http://www.ill.eu/

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment