Pages

Tahap Perakitan Sambungan Jaringan Regulasi Gen Nova1 di Otak Vertebrata

Jurnal KeSimpulan.com - Peraturan baru evolusi gen dalam otak vertebrata. faktor splicing NOVA1 (neuro-oncological ventral antigen 1) dalam diferensial splicing RNA.

Alternatif transkrip RNA merupakan proses menuju diferensial ekspresi gen dan produksi protein yang berbeda sebagai kunci untuk diferensiasi sel dan akar dari banyak penyakit. Tim yang dipimpin Jordi García-Fernandez, evolusionaris perkembangan dari Universitat de Barcelona, mendieskripsikan generasi jaringan gen yang diatur oleh faktor splicing NOVA1 selama pengembangan sistem saraf pusat vertebrata.

Lebih dari 90% gen manusia (dibentuk oleh intron dan ekson) menghasilkan beberapa transkrip oleh sebuah proses yang dikenal sebagai alternative splicing, memfasilitasi penghilangan intron (fragmen terekspresikan) dan kombinasi ekson (fragmen disajikan) untuk membentuk protein yang berbeda. Banyak penyakit genetik keturunan yang terkait dengan kesalahan dalam mekanisme splicing alternatif.

Laporan ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) fokus pada protein NOVA1 (neuro-oncological ventral antigen 1) yaitu faktor splicing yang terlibat dalam diferensial splicing RNA. NOVA1 hadir dalam semua kelompok hewan khususnya vertebrata dan mengatur produksi RNA dengan fungsi-fungsi tertentu yang terkait dengan jaringan.

Dalam kasus sistem saraf pusat, RNA mengkodekan protein dasar yang berkaitan dengan saluran ion, reseptor neurotransmitter, molekul yang terlibat dalam pembentukan sinapsis. Studi sebelumnya menegaskan pentingnya NOVA1 dalam arsitektur sistem saraf pusat.

"Penelitian fokus terutama pada generasi jaringan gen regulasi NOVA1 dan perkembangan kompleksitas dalam vertebrata di mana NOVA1 secara khusus mengatur puluhan atau mungkin ratusan gen dalam sistem saraf pusat," kata García-Fernandez.

Studi ini menggambarkan perakitan bertahap jaringan penyambungan NOVA1 selama evolusi metazoan yaitu: pertama, protein NOVA1 memperoleh kemampuan untuk melakukan modulasi splicing pada saat munculnya chordates. Kedua, ekspresi NOVA1 menjadi terbatas pada sistem saraf pusat, tepat sebelum munculnya vertebrata. Ketiga, melihat NOVA1 mendapatkan ekson baru dan target selama evolusi vertebrata.

Menentukan mekanisme alternative splicing gen tertentu dalam jaringan secara spesifik menjadi salah satu tema yang paling menantang dan penting untuk memahami kompleksitas biologis saat ini. Meskipun pentingnya splicing alternatif, sampai sekarang belum ada studi tentang bagaimana jaringan-jaringan tertentu muncul dan berkembang untuk mencapai tingkat kompleksitas pada manusia.

"Kode baru, kami melihat sebuah bentuk baru meningkatnya kompleksitas ekspresi masing-masing gen, selain membawa kode regulasi yang mengontrol kapan, dimana dan bagaimana diekspresikan, juga memiliki tingkat lain yang mengidentifikasi protein yang dikode oleh gen yang disajikan dalam suatu jaringan tertentu atau pada saat tertentu," kata Gemma Marfany, genetikawan dari Universitat de Barcelona.
Stepwise assembly of the Nova-regulated alternative splicing network in the vertebrate brain

Penulis :

Manuel Irimia1, et.al.

Afiliasi :
  1. Departament de Genètica, Facultat de Biologia, Universitat de Barcelona, Barcelona E08028, Spain
Penerbit : PNAS March 9, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1012333108
Jordi García-Fernandez http://www.ub.edu/genetica/evo-devoen/garcia.htm
Gemma Marfany http://www.ub.edu/genetica/humana/marfany.htm

Gambar : Manuel Irimia, et.al., PNAS, DOI:10.1073/pnas.1012333108

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment