Pages

Meteorit Chondritic Kaya Amonia Tegaskan Asal-Usul Kehidupan Ektra Biologi

Jurnal KeSimpulan.com - Paket meteorit dapat memecahkan teka-teki asal-usul kehidupan. Sebuah kimia vital bagi kehidupan di Bumi mungkin datang dan siap pakai dari luar angkasa.

Tanpa diduga, sebuah meteorit chondritic ditemukan mengandung sejumlah besar amonia yaitu zat kimia kaya nitrogen yang diperlukan untuk membentuk bangunan dasar kehidupan termasuk protein, DNA dan RNA. Untuk menjelaskan bagaimana awal Bumi memperoleh cukup amonia bagi kehidupan telah menjadi teka-teki karena cahaya Matahari dengan cepat merusak gas amonia di atmosfer.

Sandra Pizzarello, kimiawan dari Arizona State University di Tempe dan rekan-rekannya mengusulkan pemecahan teka-teki tersebut. Tim mengambil debu meteorit chondritic dan dipapar ke air yang dipanaskan hingga 300oC sebelum kompresi di bawah tekanan 100 megapascal.

"Proses ini dirancang untuk kondisi awal Bumi yang menunculkan pembentukan tanah liat", kata Pizzarello.

Mengejutkan para peneliti, treatment menghasilkan amonia dalam jumlah besar terikat pada banyak puing-puing sehingga sehingga menyumbang 60 persen nitrogen dalam bubuk. Dengan menganalisis isotop nitrogen dalam amonia, tim peneliti memdukung teori bahwa asal-usul kehidupan datang dari luar angkasa dan bukan dari kontaminasi terestrial.

"Setiap teori yang mencoba menjelaskan biogenesis harus memperhitungkan pasokan nitrogen berkurang sebagai amonia. Paket langsung amonia prebiotically pada jumlah yang relatif besar menjadi menarik sebagai penjelasan", kata Pizzarello melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

"Untuk melihat amonia tersedia seperti dua kali tingkat konsentrasi asam amino membuat meteorit primitif seperti eksogen yang signifikan berpotensi sumber nitrogen reaktif," kata Terence Kee, kimiawan dari University of Leeds yang mempelajari kimia prebiotik.

Kee mengatakan, anomia yang terkubur dalam debu meteorit terlindung dari kerusakan oleh sinar Matahari sehingga berpartisipasi dalam reaksi untuk menciptakan blok bangunan kehidupan. Pizzarello berspekulasi meteorit harus berasal dari asteroid atau lingkungan lain di mana amonia merupakan material kimia yang dominan.
Abundant ammonia in primitive asteroids and the case for a possible exobiology

Penulis :

Sandra Pizzarello1
Lynda B. Williams2
Jennifer Lehman3
Gregory P. Holland1
Jeffery L. Yarger1

Afiliasi :
  1. Department of Chemistry and Biochemistry, Arizona State University, Tempe, AZ 85287-1604
  2. School of Earth and Space Exploration, Arizona State University, Tempe, AZ 85287-1404
  3. Department of Earth and Marine Sciences, University of California, Santa Cruz, CA 95064
Penerbit : PNAS, February 28, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1014961108
Sandra Pizzarello http://chemistry.asu.edu/faculty/S_Pizzarello.asp
Terence Kee http://www.chem.leeds.ac.uk/People/Kee.html

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment