Pages

Lalat dan Nyamuk Satu Leluhur Sebelum Tekanan Evolusi Bumi 220 Juta yang Lalu

Jurnal KeSimpulan.com - Sejarah silsilah perkembang lalat dan nyamuk. Serangga lalat dan nyamuk satu leluhur 220 juta tahun yang lalu sebelum tekanan evolusi Bumi.

Sebuah studi menunjukkan bahwa nyamuk dan lalat adalah kerabat yang benar-benar jauh. Penelitian baru menemukan bahwa mereka bercabang sekitar 220 juta tahun yang lalu dimana mereka mungkin telah bekerja sama untuk membuat jengkel kita semenjak itu.

Tim ilmuwan internasional terdiri dari 27 peneliti dari Australia, Kanada, Denmark, Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat melaporkan sejarah asal-usul lalat dan nyamuk ini ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

"Mereka mendapat perhatian publik sebagai hama yaitu house flies, March flies dan mosquitoes. Ada 152.000 nama spesies dari lalat yang mewakili sekitar 10 persen dari semua spesies di Bumi," kata David Yeates, entomolog dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) Ecosystem Sciences di Asutralia.

Lalat adalah salah satu dari empat super radiation serangga bersama dengan kumbang, tawon, dan ngengat yang menjelaskan sebagian kehidupan fauna di Bumi.

Lalat March bercabang 175 juta tahun yang lalu, sedangkan lalat rumah biasa (Musca domestica) bercabang sekitar 50 juta tahun yang lalu. Keluarga nyamuk (Culicidae) bercabang sekitar 220 juta tahun yang lalu. Lalat March adalah bagian dari keluarga Bibionidae.

"Penelitian ini menunjukkan kepada kita bahwa pohon kehidupan serangga terbang melewati tiga periode diversifikasi dengan berbagai kelompok bereksperimen untuk menjadi lalat," kata Yeates.

"House flies, March flies dan mosquitoes adalah anggota sehari-hari dari semburan evolusi yang terjadi selama periode tidak stabil sejarah Bumi ketika perubahan lingkungan yang dramatis menciptakan habitat baru untuk lalat," kata Yeates.

"Hal yang sangat menarik bahwa wakil-wakil hidup dari kelompok percabangan awal ini, seperti nyamuk dan March flies, masih bersama kita. Penelitian ini memberikan suatu kerangka evolusi untuk studi komparatif di masa depan pada spesies yang penting bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan," kata Yeates.
Episodic radiations in the fly tree of life

Penulis :

Brian M. Wiegmann1, et.al.

Afiliasi :
  1. Departments of Entomology and Computer Science, North Carolina State University, Raleigh, NC 27695
Penerbit : PNAS March 14, 2011
Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1012675108
David Yeates http://www.csiro.au/people/David.Yeates.html

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment