Pages

Disorientasi Paus Berparuh Mesoplodon densirostrisdrive Oleh Distorsi Sonar

Jurnal KeSimpulan.com - Sonar angkatan laut mungkin mirip suara ikan paus pembunuh. Paus berparuh, Mesoplodon densirostrisdrive, terusir oleh sonar jarak jauh dari habitatnya.

Temuan studi yang dilakukan selama latihan U.S. Navy ini dapat menjelaskan mengapa paus kadang-kadang terdampar ke air dangkal di mana mereka bisa lemas dan mati. Hal ini juga menunjukkan bahwa tingkat sonar yang dianggap aman oleh Angkatan Laut mungkin masih terlalu tinggi bagi fauna laut terbesar tersebut.

Paus berparuh Blainville (Mesoplodon densirostrisdrive) yang berkeliaran di ngarai laut dalam sangat jauh dari daratan. Namun, mereka sering muncul terdampar setelah Angkatan Laut menggunakan sonar intens saat melatih para kadet untuk mendeteksi kapal selam musuh. Pada tahun 2000, enam paus berparuh mati di pantai Bahama selama latihan Angkatan Laut.

Beberapa peneliti mengajukan hipotesis bahwa suara sonar membuat takut paus sehingga membuat pola menyelam yang berbahaya, menyebabkan gejala disorientasi dan masuk ke zona air dangkal yang asing. Tetapi bukti untuk efek sonar terhadap perilaku paus tetap sulit dipahami.

Peter Tyack, behavioris faunal dari Woods Hole Oceanographic Institution di Massachusetts dan koleganya meminta bantuan U.S. Navy di Atlantic Undersea Test and Evaluation Center di Bahama dimana Angkatan Laut menggunakan sonar. Dengan set mikrofon bawah air, mereka memutar set "click trains" untuk paus berparuh. Dan memang, paus menanggapi dengan berenang menjauh dari sumber sonar sebagai taktik untuk menghindari predator.

"Untuk paus berparuh yang ada di laut dalam akan aman. Paus pembunuh dan aktivitas manusia sebagian besar dekat permukaan," kata Tyack, melapor ke PLoS ONE.

Namun, Tyack mengatakan bahwa paus ini akan terbiasa dengan sonar Angkatan Laut sehingga mereka mungkin tidak panik. Tetapi paus yang belum pernah mendengar suara akan terjebak ke air dangkal atau mengalami disorientasi sehingga membuat pola menyelam berbahaya.

"Penelitian ini menjadi dasar yang baik untuk mulai mengatakan mungkin mereka dalam beberapa kasus. Pertanyaan sekarang adalah kapan respon yang merugikan sebagai titik awal terdampar?" kata Terrie Williams, bioekolog dari University of California di Santa Cruz.
Beaked Whales Respond to Simulated and Actual Navy Sonar

Penulis :

Peter L. Tyack1, et.al

Afiliasi :
  1. Biology Department, Woods Hole Oceanographic Institution, Woods Hole, Massachusetts, United States of America.
Penerbit : PLoS ONE 6(3): e17009, March 14, 2011

Download dan Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0017009

Peter L. Tyack http://www.whoi.edu/profile.do?id=ptyack
Terrie Williams http://bio.research.ucsc.edu/people/williams/index.htm

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment