Pages

Dinamo Stellar Suplai Bintang Katai Putih Jadi Sangat Megnetis

Jurnal KeSimpulan.com - Dinamo Stellar dapat menjelaskan tingginya magnetisasi white dwarf. Bintang katai putih menyerap magnet rekannya hingga kembung.

Sekitar 10% pengamatan bintang kerdil putih menunjukkan medan magnet yang luar biasa kuat. Dijuluki dengan high-field magnetic white dwarfs (HFMWD), asal-usul bintang tetap tidak dapat dijelaskan. Sekarang Jason Nordhaus, teoritikus astrofisika dari Princeton University di Princeton, NJ. mengusulkan skenario di mana nenek moyang kerdil putih menjadi sangat magnetis karena berinteraksi dengan planet atau bintang pendamping rendah massa.

Sekali nenek moyang white dwarf menggunakan magnet sebagai pasokan bahan bakar internal, kantong luar bintang membesar dan menelan planet di dekatnya, membentuk suatu "selubung tunggal bersama" yang mengelilingi kedua tubuh dan melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Sebagai sistem biner yang berkembang, planet spiral kemudian meningkatkan momentum sudut rotasi dan relatif terhadap pendamping. Rotasi diferensial ini menciptakan gaya geser yang luar biasa di dalam kantung yang dapat berputar sebagai "dinamo" yaitu generator listrik besar yang memancarkan medan magnet kuat secara proporsional.

Ketika gaya pasang surut akhirnya mengobrak-abrik objek pendamping di mana puing-puing menuju kerdil putih sehingga berkembang menjadi sangat magnetis. Nordhaus mengatakan skenario ini menghasilkan kekuatan medan magnet yang cocok dengan pengamatan teleskopik terbaru terhadap white dwarf dan menawarkan sebuah mekanisme alami yang masuk akal tentang asal-usul HFMWD.
Formation of high-field magnetic white dwarfs from common envelopes

Penulis :

Jason Nordhaus1
Sarah Wellons1
David S. Spiegel1
Brian D. Metzger1
Eric G. Blackman2

Afiliasi :
  1. Department of Astrophysical Sciences, Princeton University, Princeton, NJ 08544
  2. Department of Physics and Astronomy, University of Rochester, Rochester, NY 14627
Penerbit : PNAS, February 7, 2011.

Download dan Akses : DOI:10.1073/pnas.1015005108
Jason Nordhaus http://www.astro.princeton.edu/~nordhaus

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment