Pages

Xenicibis xympithecus Threskiornithidae Gunakan Sayap dan Jalu Untuk Memukul Pesaing

Jurnal KeSimpulan.com - Dalam perubahan evolusi, burung terbang yang menggunakan sayap dengan tulang berat hanya di Jamaika dalam perebutan teritorial.

Peneliti memeriksa beberapa kerangka parsial Xenicibis xympithecus (Threskiornithidae), burung punah sekuruan ayam besar yang hidup sekitar 10.000 tahun yang lalu. Tulang di ujung sayap serupa "tangan" dengan jalu atau taring, tulang begitu tebal dan melengkung. Xenicibis menggunakan tulang besar dan kuat sebagai tangan yang berayun sangat kuat dalam pertempuran.

Memang dua dari fosil tulang tangan dan tulang lengan atas menunjukkan keausan yang konsisten dengan pertempuran. Jenis burung lain juga menggunakan sayap mereka sebagai senjata, Xenicibis mengunakan sayap untuk melindungi telur-telurnya dari predator.

Pada umumnya unggas berevolusi untuk mengeksploitasi lingkungan kepulauan dengan menyesuaikan gaya hidup terestrial dan mengalami degradasi kekuatan sayap dan pectoral girdle saat berkurangnya kemampuan untuk terbang. Kemudian senjata mulai berkembang dengan jalu yang tumbuh di kaki sesuai dengan semakin kuatnya pijakan kaki ke darat selain juga tetap menggunakan patukan paruh untuk menyerang para musuh.

Metacarpus memanjang, inflasi grotesquely dan memiliki dinding yang sangat tebal, phalange pendek dan blok, memperluas radius distal, dan humerus memanjang. Urcula, coracoid dan sternum semua berkembang dengan baik. Peneliti mengatakan tubuh memanjang ke depan dan tangan besar berfungsi untuk memukul. Hipotesa ini didukung oleh morfologi carpometacarpus dengan fitur yang memungkinkan perluasan sayap yang cepat dan dengan adanya ruas patah tulang pada sayap.

Meskipun burung lainnya menggunakan sayap sebagai senjata, tidak ada menyerupai Xenicibis yang merupakan solusi morfologi unik dan luar biasa untuk masalah fungsional. Xenicibis mencolok menggambarkan tekanan selektif.

"Tidak ada hewan yang pernah berkembang seperti ini," kata Nick Longrich dari Yale University melapor ke Proceedings of the Royal Society B.
The bizarre wing of the Jamaican flightless ibis Xenicibis xympithecus: a unique vertebrate adaptation

Penulis :

Nicholas R. Longrich1
Storrs L. Olson2

Afiliasi :
  1. Department of Geology and Geophysics, Yale University, PO Box 208109, New Haven, CT 06520, USA
  2. Division of Birds, National Museum of Natural History, Smithsonian Institution, PO Box 37012, Washington, DC 20013-7012, USA
DOI:10.1098/rspb.2010.2117
Penerbit:Proceedings of the Royal Society B
Edisi/Tanggal:Proc. R. Soc. B., January 5, 2011
Download:(maaf link kami disable)
Artikel Terkait : Cari Artikel Terkait
Credit : Nicholas R. Longrich and Storrs L. Olson (The bizarre wing of the Jamaican flightless ibis Xenicibis xympithecus: a unique vertebrate adaptation), Proceedings of the Royal Society B., DOI:10.1098/rspb.2010.2117

Artikel Lainnya: