Pages

Tes DNA Forensik Untuk Prediksi Warna Rambut

Jurnal KeSimpulan.com – Papa, ini rambut siapa?!! Demikian para mama sering berteriak saat menemukan sehelai rambut yang berwarna lain menempel di kemeja Papa.

Sekarang warna rambut seorang bukan lagi rahasia. Seseorang tak dikenal yang telah melakukan kejahatan tidak menjadi rahasia lagi para forenser. Para peneliti di Erasmus MC bekerjasama dengan rekan-rekannya dari Polandia telah menunjukkan DNA dapat digunakan untuk memprediksi warna rambut seseorang.

Laporan mereka ke Human Genetics pada hari ini menunjukkan bahwa berdasarkan informasi DNA dapat menentukan dengan akurasi lebih dari 90 persen apakah seseorang memiliki rambut merah dengan akurasi yang sama tinggi pada seseorang yang memiliki rambut hitam, dan akurasi lebih dari 80 persen apakah warna rambut seseorang adalah pirang atau coklat.

Pendekatan baru DNA bahkan memungkinkan membedakan warna rambut yang mirip, misalnya, antara merah dan pirang kemerahan, atau antara rambut pirang dan pirang gelap. DNA yang diperlukan dapat diambil dari darah, sperma, air liur atau materi biologis lainnya yang relevan dalam kasus penyidikan forensik. Para peneliti mengeledah populasi Polandia Eropa dengan grading 45 single nucleotide polymorphisms (SNPs) dari 12 gen yang sebelumnya dikaitkan dengan variasi warna rambut manusia.

"Kita sekarang akan memprediksi warna rambut yang berbeda dari DNA sebagai terobosan besar sejauh ini, rambut berwarna merah warna yang sulit diidentifikasi sekarang dapat dilihat dari DNA. Kami menggunakan DNA dan informasi warna rambut ratusan sampel orang Eropa dan urutan gen sebelumnya yang dikenal mempengaruhi perbedaan warna rambut. Kami mengidentifikasi 13 penanda DNA penanda dari 11 gen yang memberi informatif untuk memprediksi warna rambut seseorang," kata Manfred Kayser, Ketua Department of Forensic Molecular Biology di Erasmus MC yang memimpin studi.

Ate Kloosterman dari Department of Human Biological Traces di Netherlands Forensic Institute (NFI) mengatakan "Penelitian ini meletakkan dasar bagi pengembangan tes DNA untuk memprediksi warna rambut. Menyediakan sistem uji DNA untuk validasi warna rambut bagi penelitian forensik."

Tim peneliti ini sebelumnya telah melakukan analsis untuk memprediksi warna mata dan memperkirakan umur berdasarkan materi DNA. Jenis informasi yang objektif dapat digunakan untuk menyempurnakan deskripsi orang yang tak dikenal. Mereka sekarang berencana lebih lanjut memprediksi memprediksi warna bulu tubuh.
Model-based prediction of human hair color using DNA variants

Penulis :

Wojciech Branicki1,2
Fan Liu3
Kate van Duijn3
Jolanta Draus-Barini1
Ewelina Pośpiech1
Susan Walsh3
Tomasz Kupiec1
Anna Wojas-Pelc4
Manfred Kayser3

Afiliasi :

  1. Section of Forensic Genetics, Institute of Forensic Research, Westerplatte 9, 31-033 Kraków, Poland
  2. Department of Genetics and Evolution, Institute of Zoology, Jagiellonian University, Ingardena 6, 30-060 Kraków, Poland
  3. Department of Forensic Molecular Biology, Erasmus MC University Medical Center Rotterdam, PO Box 2040, Rotterdam, 3000 CA, The Netherlands
  4. Department of Dermatology, Collegium Medicum of the Jagiellonian University, Kopernika 19, 31-501 Kraków, Poland
DOI:10.1007/s00439-010-0939-8
Penerbit:Human Genetics (SpringerLink)
Edisi/Tanggal:4 January 2011
Download:Full Text (PDF) + Supporting Information
Artikel Terkait :
  1. Estimasi Forensik Umur Biologis dari Artefak T Sel DNA Darah Putih
  2. Kamera Darah Forensik Untuk Deteksi Sampel Noda Tak Terlihat di TKP
  3. Cari Artikel Terkait

Credit : Wojciech Branicki et. al. (Model-based prediction of human hair color using DNA variants), Human Genetics (SpringerLink), DOI:10.1007/s00439-010-0939-8

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment