Pages

Koalisi Kumbang dan Jamur Grosmannia clavigera Melawan Pohon Pinus

Jurnal KeSimpulan.com - Ketika pohon memukul kumbang, jamur menangkis. kumbang berkoalisi dengan Jamur Grosmannia clavigera melawan persenjataan pohon pinus.

Di Amerika Utara dari Samudera Pasifik melewati Pegunungan Rocky, lebih dari 40 juta hektar hutan konifer menjadi coklat dan kering, rusak oleh kumbang pinus gunung. Selama dekade terakhir, hama ini telah menyebar dan merobek ekosistem. Analisis genetik baru mengungkap tersangka baru bagaimana jamur Grosmannia clavigera menjadi partner kejahatan kumbang.

Meskipun sebagian besar orang menuduh kumbang pinus menghancurkan hutan, banyak peneliti berpikir bahwa G. clavigera lebih mematikan ketika keduanya melakukan serangan bersama. Umumnya dikenal sebagai jamur noda biru untuk warna pada daun-daun di pohon kayu, G. clavigera menyebar dari pohon ke pohon menggunakan jasa mulut kumbang tersebut.

"Jamur, kumbang, dan pohon pinus adalah tiga kompetitor yang tidak pernah berakhir dalam perlombaan senjata," kata Joerg Bohlmann, biolog molekul dari University of British Columbia, Vancouver, Kanada.

Untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana kolaborasi kejahatan mereka, Bohlmann dan rekan-rekannya mengambil jamur dan kembali ke laboratorium. Ketika kumbang melobangi kulit pohon pinus, pohon mengeluarkan resin beracun ke dalam terowongan sebagai perangkap dan sering membunuh kumbang. Getah pinus ini merupakan bahan Pine-Sol antimikroba.

Tetapi ketika para peneliti membudidaya G. clavigera dengan zat dari resin atau ekstrak dari kulit pohon tersebut, jamur terus tumbuh dengan gembira. Diserang oleh racun, jamur mengaktifkan saklar gen yang berbeda. Beberapa gen memungkinkan mengurai racun dan bahkan menggunakannya sebagai makanan. Para peneliti menduga bahwa kemampuan ini membantu melindungi kumbang dari racuni liang pohon.

"[Jamur] telah mengambil langkah lebih lanjut dalam evolusi. Hal ini tidak bisa hanya mentolerir resin tetapi dapat menggunakannya sebagai sumber karbon untuk kepentingan sendiri," kata Bohlmann melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences.

Tim penelitian ini bagian dari Tria Project yang terdiri dari peneliti interdisipliner yang betujuan untuk menentukan mekanisme genome lain yang mungkin membantu jamur dalam membunuh pohon-pohon dan berinteraksi dengan kumbang.

Sejauh ini, epidemi kumbang pinus telah banyak membunuh pinus lodgepole yang mayoritas tumbuh di hutan British Columbia. Tetapi jika jamur dan kumbang dapat menyesuaikan sistem pertahanan untuk melawan persenjataan pohon pinus lain maka wabah bisa semakin menyebar lebih jauh.

"Potensi untuk menyebar ke jenis pinus lain akan memberi akses bagi kumbang ke pantai timur [Kanada]. Analisis genome memberi kita wawasan lebih dalam apa yang terjadi, " kata Brian Aukema, entomolog hutan dari University of Minnesota, Twin Cities, yang tidak terlibat dalam penelitian.
Genome and transcriptome analyses of the mountain pine beetle-fungal symbiont Grosmannia clavigera, a lodgepole pine pathogen

Penulis :

Scott DiGuistini1 et.al.

Afiliasi :
  1. Department of Wood Science, University of British Columbia, Vancouver, BC, Canada V6T 1Z4
Penerbit : Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS)

Download dan Akses : PNAS January 24, 2011 : DOI:10.1073/pnas.1011289108

Artikel Terkait : Cari Artikel Terkait

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment