Pages

Bakteri Wolbachia Mengatur Rasio Jenis Kelamin Laba-laba Oedothorax gibbosus

Jurnal KeSimpulan.com - Bug mengendalikan jenis kelamin keturunan. Bakteri Wolbachia mengendalikan rasio jenis kelamin keturunan host dan membunuh embrio laki-laki.

Laba-laba Oedothorax gibbosus terkenal karena kebuasan strategi reproduksi mereka, fakta bahwa laba-laba perempuan menjadi kekuasaan boneka bug parasit yang membunuh anak-anak dari embrio mereka.

Bakteri Wolbachia menginfeksi sampai dua pertiga spesies serangga. Mereka menular melalui telur sehingga membutuhkan organisme perempuan sebagai host sebanyak mungkin. Akibatnya, bakteri telah berevolusi menggunakan trik kotor untuk memaksimalkan kesempatan mereka dengan jenis mempengaruhi rasion jenis kelamin generasi berikutnya.

Parasit ini memanipulasi host agar melahirkan keturunan berjenis kelamin perempuan sebanyak mungkin. Mereka menelikung gender embrio laki-laki menjadi wanita atau membunuh embrio laki-laki di awal pertumbuhan. Tetapi sampai sekarang tidak ada yang tahu bahwa Wolbachia juga mendatangkan malapetaka pada masyarakat laba-laba.

Bram Vanthournout, ekolog dari Ghent University di Belgia dan rekan menemukan laba-laba perempuan yang terinfeksi lebih banyak melahirkan keturunan perempuan dari mereka yang tidak terinfeksi Wolbachia. Setelah peneliti memberi antibiotik untuk membunuh Wolbachia, laba-laba kembali melahirkan rasio jenis kelamin secara normal. Ini membuktikan bahwa bias gender benar-benar hasil pekerjaan para Wolbachia dan melapor ke BMC Evolutionary Biology.

Karena cengkeraman dominasi perempuan lebih kecil, para peneliti menduga bahwa bug ini telah membunuh embrio laki-laki jauh sebelum kelahiran. Vanthournout memperhitungkan ekologi dan menduga bahwa bakteri mungkin juga berada di balik kelahiran perempuan yang juga dapat memberikan keuntungan evolusioner laba-laba.
Spiders do not escape reproductive manipulations by Wolbachia

Penulis :

Bram Vanthournout1
Janne Swaegers1
Frederik Hendrickx1,3

Afiliasi :
  1. Terrestrial Ecology Unit, Department of Biology, Ghent University, Ledeganckstraat 35, 9000 Ghent, Belgium
  2. Royal Belgian Institute of Natural Sciences, Vautierstraat 29, 1000 Brussels, Belgium
Penerbit : BMC Evolutionary Biology

Download dan Akses : Volume 11, 14 January 2011, DOI:10.1186/1471-2148-11-15

Artikel Terkait : Cari Artikel Terkait
Bram Vanthournout http://www.ecology.ugent.be/terec/staff.php?id=bv

Credit : Spiders of Europe and Greenland http://www.jorgenlissner.dk/

Artikel Lainnya:

1 comment: