Pages

Merakit Pohon Mikro Biota Usus dan Manusia Mirip Sub Spesies Simpanse

Jurnal KeSimpulan.com - Mikro biota dalam usus adalah juru masak seluler dan ikatan evolusioner bertahan di usus primata.

Tubuh manusia dilapisi dengan sel bakteri. Mereka hidup di kulit dan gigi kita. Tetapi mereka menyukai kehangatan usus yang diisi gizi di mana mereka membantu mencerna makanan, membuat vitamin dan menghasilkan beberapa gas yang beraroma sangat tidak sedap. Namun ketika bakteri ini datang ke usus, bukan berasal dari apa yang kita makan. Sebuah analisis baru dari kotoran manusia dan beberapa primata lainnya menemukan bahwa sejarah evolusi membentuk masyarakat biota usus kita, bukan diet.

Bayi lahir steril maka mereka memulai dengan mengambil bakteri dari ibunya. Mikroba ini berkembang biak dan mengisi usus. Setiap orang dewasa bisa memiliki ribuan spesies bakteri. Tetapi tetap tidak jelas bagaimana membangun mikro biota ini, apakah dari jenis bakteri tertentu hingga berapa jumlahnya pada setiap spesies. Ini terutama tergantung pada apa yang kita dapatkan dari ibu-ibu kita, apa yang kita makan, ataupun pada beberapa faktor lain.

Para ilmuwan telah mulai menggunakan teknik genetik baru untuk mencoba mengetahui berbagai jenis hewan berbeda, beberapa studi dalam beberapa tahun terakhir telah menyimpulkan bahwa hewan dengan diet serupa memiliki komunitas mikroba yang serupa pula.

Sekarang untuk mengetahui bahwa jenis diet benar-benar memberi pengaruh penting, Howard Ochman, biolog evolusi dari Yale University mengumpulkan sampel tinja dari 26 hewan di alam liar yang mewakili tiga sub-spesies simpanse dan dua spesies gorila, serta dua manusia (satu dari Arizona dan satu dari Republik Afrika Tengah). Ochman tidak terjun ke lapangan untuk mencari sampel karena sebagian besar tersimpan di freezer rekan-rekannya yang telah mengumpulkan untuk studi lain. "Pada dasarnya, Anda dapat mendapatkan sampel melalui telepon," kata Ochman.

Ochman dan rekan-rekannya melakukan sekuens DNA bakteri dalam sampel masing-masing dan fokus pada urutan gen tertentu yang bervariasi dari spesies ke spesies. Primata bervariasi di kedua jenis bakteri usus mereka dengan kandungan dan jumlah bakteri dari setiap tipe. Tim menggunakan data ini untuk membangun sebuah pohon ikatan bakteri antar primata. Primata dengan kesamaan konten jumlah dan spesies bakteri usus diletakkan berdekatan di pohon, dan sebaliknya.

Hasilnya, pohon Ochman cocok dengan hubungan evolusioner primata. Bakteri usus manusia lebih mirip dengan dua sub-spesies simpanse daripada spesies gorila. "Kami kagum," kata Ochman. Diet mungkin bukan faktor utama karena dua manusia berbagi bakteri usus yang sama meskipun mereka tinggal di bagian dunia yang sangat berbeda. Tidak tahu mengapa masyarakat mikroba sangat mirip dengan hubungan evolusioner primata, tetapi Ochman berspekulasi mungkin ada sesuatu yang terkait fisiologi usus suatu spesies yang membuatnya welcome bagi sebuah komunitas mikro organisme tertentu.

"Saya suka pendekatan mereka" merakit pohon berdasarkan perbandingan make up komunitas mikroba dalam usus primata yang berbeda, kata David Relman, mikrobiolog spesialis penyakit menular dari Stanford University di Palo Alto, California. Relman sependapat data ini menunjukkan hubungan evolusi lebih penting daripada diet, tetapi tanpa mengetahui diet hewan "sulit untuk mengetahui seberapa kuat untuk menjawab suatu hipotesis tentang peran diet."
Evolutionary Relationships of Wild Hominids Recapitulated by Gut Microbial Communities

Penulis :

Howard Ochman1
Michael Worobey1
Chih-Horng Kuo1,2
Jean-Bosco N. Ndjango3
Martine Peeters4
Beatrice H. Hahn5,6
Philip Hugenholtz7

Afiliasi :
  1. Department of Ecology and Evolutionary Biology, University of Arizona, Tucson, Arizona, United States of America
  2. Institute of Plant and Microbial Biology, Academia Sinica, Taipei, Taiwan
  3. Faculties of Sciences, University of Kisangani, Kisangani, Democratic Republic of the Congo
  4. Institut de Recherche pour le Développement (IRD), University of Montpellier 1, Montpellier, France
  5. Department of Medicine, University of Alabama at Birmingham, Birmingham, Alabama United States of America
  6. Department of Microbiology, University of Alabama at Birmingham, Birmingham, Alabama United States of America
  7. Microbial Ecology Program, DOE Joint Genome Institute, Walnut Creek, California, United States of America
DOI:10.1371/journal.pbio.1000546
Penerbit:PLOS Biology
Edisi/Tanggal:PLoS Biol 8(11): e1000546
Download:Full Text (PDF) + Support Info (F1 + F2 + F3 + T1)
Cari Artikel Terkait :

Credit : Howard Ochman, et all., DOI:10.1371/journal.pbio.1000546.g003

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment