Pages

Ganja Mengubah Proliferasi Sel Amygdala Anak Wanita Lebih Maskulin

Jurnal KeSimpulan.com - Senyawa Cannabis sativa membuat perempuan lebih maskulin. Ketika tikus betina baru lahir diberi ganja tiruan, otak mereka menjadi lebih maskulin.

Margaret McCarthy dari University of Maryland di Baltimore dan rekan-rekannya menemukan tikus perempuan baru lahir yang umunya membuat lebih banyak sel-sel baru daripada jantan di amygdala, area yang mengatur perilaku sosial dan emosional. Mereka juga menemukan perempuan memiliki sistem endocannabinoid lebih kecil yang melibatkan reseptor otak bereaksi terhadap ganja. Hubungan ini membuat mereka bertanya-tanya apakah suntikan zat mirip cannabis akan mengubah tingkat proliferasi sel di dalam amygdala.

Untuk mengetahuinya, tim menyuntik tikus yang baru lahir dengan senyawa yang memicu reseptor cannabinoid di otak. Mereka juga menyuntikkan kimia yang memungkinkan peneliti dapat melihat pembelahan sel dalam jaringan otak. Untuk mengetahui bagaimana perubahan ini mempengaruhi perilaku tikus, tim juga mempelajari kebiasaan bermain anak-anaknya setelah berumur empat minggu.

Tanpa treatment, tikus betina yang memproduksi lebih banyak sel-sel glial sekitar 30 hingga 50 persen (yang membantu mempertahankan homeostasis dan melindungi neuron) di amigdala daripada tikus laki-laki. Mereka juga bermain 30 sampai 40 persen lebih sedikit dibandingkan laki-laki. Tetapi perempuan yang diberi senyawa cannabinoid memiliki tingkat proliferasi sel dan perilaku bermain dengan sama dengan laki-laki.

"Perilaku bermain dari gender juga sama pada manusia. Tujuan utamanya sekarang untuk mengetahui apa dasar-dasar neurologis dari perilaku ini dimana kita mulai memahami penelitian ini serupa pada manusia," kata McCarthy.

Javier Fernández Ruiz dari Complutense University di Madrid, Spanyol, mengatakan penelitian ini dirancang dengan baik dan meyakinkan. Tapi Ruiz menekankan deskripsi proses fisiologis di otak tikus dan bukan menggunakan cannabinoid yang diturunkan dari tanaman atau dosis yang lebih tinggi untuk mencerminkan realitas bahwa metabolisme tikus lebih cepat dari manusia, tidak ada kesimpulan dapat dibuat tentang dampak ganja konvensional pada bayi manusia.


Sex difference in cell proliferation in developing rat amygdala mediated by endocannabinoids has implications for social behavior

Penulis :

Desiree L. Krebs-Kraft1
Matthew N. Hill2
Cecilia J. Hillard3
Margaret M. McCarthy1,4

Afiliasi :
  1. Departments of Physiology and Psychiatry, University of Maryland School of Medicine, Baltimore, MD 21201
  2. Laboratory of Neuroendocrinology, The Rockefeller University, New York, NY 10065
  3. Department of Pharmacology and Toxicology, Medical College of Wisconsin, Milwaukee, WI 53226
  4. Departments of Psychiatry, University of Maryland School of Medicine, Baltimore, MD 21201
DOI:10.1073/pnas.1005003107
Penerbit:Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS)
Edisi:PNAS November 8, 2010
Download:Full Text (PDF) + Supporting Information
Cari Artikel Terkait :
Margaret McCarthy ~ http://medschool.umaryland.edu/facultyresearchprofile/viewprofile.aspx?id=2774
Javier Fernández Ruiz ~ http://www.scitopics.com/authorprofile.jsp?userid=267

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment