Pages

Cross modal Plasticity auditory cortex Mendasari Kompensasi Kinerja Visual Pada Orang Tuli

KeSimpulan.com - Ketika otak kehilangan kemampuan dari salah satu modalitas sensorik, sering akan mengkompensasi tugas.

Pengalihan kinerja supranormal dalam satu atau lebih dari sistem sensor secara utuh. Dengan tidak adanya masukan akustik, reorganisasi lintas modal dari auditory cortex orang tuli dapat menyediakan fungsi substrat syaraf mediasi kompensasi visual. Peneliti menguji hipotesis ini menggunakan tugas baterai psikofisik visual dan menemukannya pada kucing tuli sejak lahir (dibandingkan dengan pendengaran kucing normal) memiliki lokalisasi unggul dalam bidang perifer dan gerakan bawah ambang batas deteksi visual.

Dalam kucing tuli, penonaktifan posterior auditory cortex untuk pendengaran selektif dieliminasi dengan kemampuan unggul lokalisasi visual, sedangkan penonaktifan dari dorsal auditory cortex dieliminasi dengan mendeteksi gerakan visual terbaik.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja visual pada penyandang tuli terjadi dengan reorganisasi cross modal dari auditory cortex tuli dan mungkin lokalisasi fungsi visual individu sebagai reorganisasi auditory cortex.


Cross-modal plasticity in specific auditory cortices underlies visual compensations in the deaf

Penulis :

Stephen G Lomber1
M Alex Meredith2
Andrej Kral3

Afiliasi :
  1. Centre for Brain and Mind, Department of Physiology and Pharmacology, Department of Psychology, University of Western Ontario, London, Ontario, Canada.
  2. Department of Anatomy and Neurobiology, School of Medicine, Virginia Commonwealth University, Richmond, Virginia, USA.
  3. Department of Experimental Otology, Institute of Audioneurotechnology, Medical University Hannover, Hannover, Germany.
DOI:10.1038/nn.2653
Penerbit:Nature Neuroscience
Tahun:10 October 2010
Download:Full Text (PDF) + Supporting Information (2MB)
Baca Artikel:Plastisitas Silang Mendasari Kompensasi Ketajaman Visual Pada Orang Tuli

Artikel Lainnya:

No comments:

Post a Comment